Lembaga HAM Israel Ungkap Penyiksaan Aktivis Global Sumud di Tahanan
Seorang anak di Gaza melihat mural yang menggambarkan bagaimana kapal-kapal GSF dicegat militer Israel, Selasa (19/05). [AFP via Getty Images]
Seluruh aktivis internasional tersebut dipindahkan secara paksa ke Pelabuhan Ashdod setelah pihak militer Israel mencegat kapal kemanusiaan Global Sumud Flotilla di wilayah perairan internasional.
Pihak Adalah menyayangkan sikap otoritas zionis karena akses informasi mengenai lokasi penampungan, status hukum, dan kondisi kesehatan para tahanan saat ini dibuat “sangat dibatasi.”
Armada kapal kemanusiaan tersebut diketahui bertolak sejak Kamis pekan lalu dari wilayah Distrik Marmaris di Turki dalam sebuah upaya baru untuk menembus blokade ilegal Israel terhadap Gaza yang telah berlangsung sejak tahun 2007.
Aksi kekerasan bersenjata yang dilakukan oleh militer zionis di wilayah laut lepas ini bukan merupakan insiden pertama yang menimpa konvoi armada kemanusiaan dunia tersebut.
Pada akhir April 2026 yang lalu, militer Israel juga tercatat pernah menyerang kapal-kapal armada kemanusiaan di perairan internasional dekat Pulau Kreta, Yunani.
Konvoi besar yang sempat diserang pada akhir April tersebut membawa sebanyak 345 orang peserta yang berasal dari 39 negara di seluruh belahan dunia.
Otoritas Israel sendiri telah memberlakukan blokade secara ketat terhadap kawasan Jalur Gaza sejak tahun 2007, sebuah tindakan keji yang membuat 2,4 juta penduduk wilayah tersebut berada di ambang bencana kelaparan.[Anadolu]
