BKsPPI: LGBT Merusak Fitrah dan Kehidupan

 BKsPPI: LGBT Merusak Fitrah dan Kehidupan

KH Didin Hafidhuddin

Bogor (Mediaislam.id) – Ketua Umum Badan Kerjasama Pondok Pesantren Indonesia (BKsPPI), KH Didin Hafidhuddin menegaskan bahwa maraknya perilaku LGBT bukan sekadar persoalan sosial biasa, melainkan ancaman besar yang menghancurkan kehidupan dunia dan akhirat.

Hal tersebut disampaikan Kiai Didin saat memberikan sambutan dalam seminar bertajuk “Rehabilitasi Perilaku Seksual: Menyelami Akar Masalah, Terapi Pornografi, dan Terapi Gestalt Profetik” di Masjid Ibn Khaldun UIKA Bogor, Jalan KH. Sholeh Iskandar, Kecamatan Tanah Sareal, Kota Bogor, Jawa Barat, Rabu (20/5/2026).

Dalam sambutannya, Kiai Didin menjelaskan bahwa seluruh syariat Islam dipastikan selalu berjalan selaras dengan fitrah atau kebutuhan dasar kemanusiaan karena bersumber langsung dari Allah SWT.

Ia kemudian mengutip Surah Ar-Rum ayat 30 untuk memperkuat argumennya mengenai kewajiban menjaga kesucian fitrah tersebut.

“Islam itu agama Allah, fitrah Allah yang diberikan kepada manusia. Tidak mungkin ada pergantian pada fitrah Allah. Begitu terjadi pergantian, maka akan hancur kehidupan. Fitrahnya laki-laki senang dengan perempuan, jika diubah laki-laki boleh kawin dengan laki-laki, maka terjadilah kehancuran,” ujarnya.

Mantan Ketua Umum Baznas ini menambahkan, kerusakan fitrah tersebut berimbas langsung pada robohnya lima prinsip universal syariat Islam, yaitu menjaga agama, jiwa akal, keturunan dan harta.

Merujuk pada Surah Al-A’raf ayat 80-81 mengenai kaum Nabi Luth, Kiai Didin memaparkan bahwa perilaku menyimpang ini masuk dalam kategori fahisah (keji), musyrifun (melampaui batas), mujrimun (dosa), serta mengundang azab yang dahsyat.

Merespons fenomena tersebut, Kiai Didin mengajak seluruh umat Islam untuk bergerak bersama meminimalkan dampak penyimpangan di lingkungan sekitar.

Menurutnya, fokus utama yang harus diperkuat saat ini adalah pembenahan sistem pendidikan, optimalisasi pengobatan, serta pendampingan rehabilitasi psikospiritual agar mereka yang terdampak bisa dibimbing kembali ke fitrahnya yang suci. []

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

7 + one =