Pemadaman Listrik Lumpuhkan Rumah Sakit Gaza
RS Al Shifa di Gaza kembali beroperasi.
Insinyur Omar al-Ghariz, spesifik dalam sistem energi di Rumah Sakit Syuhada Al-Aqsa, mengatakan bahwa generator telah dibebani secara berlebihan. Penggunaan alat tersebut telah melampaui kapasitas normalnya selama berbulan-bulan.
“Generator listrik di Rumah Sakit Syuhada Al-Aqsa telah beroperasi terus-menerus selama berbulan-bulan di bawah beban yang melebihi kapasitas normalnya. Hal ini terjadi karena ketergantungan penuh pada alat tersebut di tengah pemadaman listrik yang terus berlanjut,” katanya kepada Al Jazeera. “Kondisi ini menyebabkan keausan yang signifikan pada banyak komponen generator dan peningkatan kerusakan teknis yang nyata.”
Kelangkaan bahan bakar dan suku cadang memaksa staf pemeliharaan rumah sakit bergantung pada solusi sementara untuk menjaga generator tetap menyala. Namun, langkah tersebut hanya bisa menunda kerusakan yang tak terhindarkan karena mesin dipaksa beroperasi penuh selama 24 jam dalam seminggu.
“Risiko terbesar terletak pada fakta bahwa rumah sakit bergantung pada jumlah generator yang sangat terbatas untuk mengoperasikan departemen vitalnya. Kegagalan mendadak atau kekurangan bahan bakar apa pun dapat menyebabkan penghentian total layanan esensial,” ucapnya.
“Oleh karena itu, kami sangat membutuhkan generator baru, suku cadang, dan dukungan teknis segera untuk memastikan kelangsungan operasional rumah sakit.” []
Sumber: Aljazeera.com
