Pakar Militer: Ada Kudeta Merangkak, Umat Islam Harus Bersatu

 Pakar Militer: Ada Kudeta Merangkak, Umat Islam Harus Bersatu

Jangan Terjebak Cara Berpikir Aktivis

Selamet mengingatkan bahwa dukungan terhadap langkah pemerintah tidak berarti masyarakat harus menutup mata terhadap kekurangan yang ada.

Ia meminta publik melihat persoalan ini dengan perspektif strategis, bukan semata-mata menggunakan pendekatan teknis dan taktis sebagaimana yang sering dilakukan sebagian aktivis.

“Kita mesti sekarang mendukung pemerintah Presiden Prabowo dengan Kapolri yang baru. Memang ada kekurangan, iya. Tetapi kita harus mencoba berpikir strategis. Jangan lagi kita berpikir dengan gaya aktivis yang hanya teknis, taktis, tetapi tidak strategis,” ujarnya.

Menurut Selamat, perubahan besar dalam institusi negara memang membutuhkan proses. Ia menilai masyarakat perlu memberikan kesempatan kepada pemerintah untuk menyelesaikan persoalan-persoalan yang telah menumpuk di tubuh kepolisian.

Ia juga mengingatkan bahwa kepemimpinan sebelumnya telah berlangsung cukup lama. Dalam pandangannya, masa kepemimpinan Listyo Sigit Prabowo perlu menjadi pelajaran bagi tata kelola kelembagaan negara.

Selamat kemudian mengusulkan agar masa jabatan pimpinan lembaga strategis negara, seperti TNI, Polri, dan kejaksaan, dibatasi maksimal tiga tahun.

“Ini juga menjadi pelajaran bagi negara. Pimpinan lembaga-lembaga seperti TNI, polisi, dan jaksa paling lama tiga tahun,” katanya.

Bagi Selamat, pergantian kepemimpinan secara berkala diperlukan agar tidak terjadi penumpukan kekuasaan terlalu lama pada satu orang. Dengan demikian, kontrol dan pengawasan terhadap institusi negara dapat berjalan lebih baik.

Pakar militer ini juga menyebut bahwa dewan jenderal polisi itu telah melakukan makar dan harus diusut tuntas. “Jadi ada polisi hitam dan polisi putih,” jelasnya.

Ia juga mengharapkan umat Islam bersatu dalam menghadapi pengkhianat bangsa ini.

Sementara itu, Ustadz Bachtiar Nasir menyatakan bahwa umat Islam tidak boleh terpecah belah dalam menghadapi pengkhianatan terhadap bangsa ini. “Kita harus bela negara. Kita akan segera melakukan aksi rakyat bela Indonesia di Jakarta,” jelasnya. []

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

seven − one =