Aa Gym Ajak Jamaah Jaga Hati untuk Perkuat Ukhuwah
Bogor (Mediaislam.id) – Dai nasional Abdullah Gymnastiar menyampaikan pentingnya menjaga hati sebagai fondasi dalam memperkuat ukhuwah Islamiyah dalam kajian bertema “Menjaga Hati Menguatkan Ukhuwah” di Masjid Nurul Wathon, Senin lalu (13/4/2025).
Dalam kajian tersebut, yang akrab disapa Aa Gym itu menegaskan bahwa hati merupakan pusat dari seluruh sikap dan perilaku manusia. Menurutnya, kondisi hati sangat menentukan kualitas hubungan seseorang dengan orang lain.
“Kalau hati baik, ucapan dan perbuatan juga akan baik. Tapi kalau hati rusak, hubungan dengan sesama pun akan terganggu,” ujarnya di hadapan jamaah.
Ia menjelaskan bahwa menjaga hati menjadi kunci utama dalam membangun hubungan yang harmonis, khususnya dalam kehidupan sosial umat Islam.
Dalam pemaparannya, Aa Gym juga mengingatkan sejumlah penyakit hati yang dapat merusak ukhuwah. Di antaranya adalah hasad atau iri dengki, su’uzhan atau prasangka buruk, ghibah atau menggunjing, serta takabbur atau kesombongan.
“Penyakit-penyakit ini sering tidak disadari, tapi dampaknya besar dalam merusak persaudaraan,” katanya.
Untuk itu, ia mengajak jamaah melakukan upaya nyata dalam menjaga kebersihan hati. Beberapa langkah yang disarankan antara lain meluruskan niat karena Allah dalam setiap aktivitas, memperbanyak dzikir dan istighfar, serta menghindari prasangka buruk dengan membiasakan husnuzhan.
Selain itu, ia juga menekankan pentingnya sikap saling memaafkan dan rutin melakukan introspeksi diri atau muhasabah agar hati tetap terjaga.
Menurut Aa Gym, ukhuwah tidak hanya dibangun dari interaksi lahiriah semata, tetapi sangat bergantung pada kondisi hati setiap individu. Hati yang bersih akan melahirkan keikhlasan dan kasih sayang, sedangkan hati yang kotor justru memicu konflik dan perpecahan.
“Kalau ingin memperbaiki hubungan dengan orang lain, maka perbaiki dulu hati kita,” tegasnya.
Ia juga menyampaikan bahwa ukhuwah yang kuat akan membawa banyak dampak positif, seperti terciptanya lingkungan yang damai, meningkatnya rasa saling percaya, serta terbentuknya persatuan umat yang kokoh.
Kajian tersebut diharapkan dapat menjadi pengingat bagi umat Islam untuk terus menjaga kebersihan hati sebagai pondasi dalam membangun persaudaraan yang kuat dan harmonis. []
