Diterjang Hujan Deras dan Musim Dingin, 950 Ribu Pengungsi Gaza Butuh Perlindungan Segera

 Diterjang Hujan Deras dan Musim Dingin, 950 Ribu Pengungsi Gaza Butuh Perlindungan Segera

Seorang gadis di Gaza berjalan di bawah hujan di antara tenda-tenda pengungsian. [AA]

Ramallah (Mediaislam.id)— Komite Kepresidenan Tingkat Tinggi untuk Urusan Gereja di Palestina mendesak gereja-gereja di seluruh dunia pada Sabtu (7/11) untuk memberikan bantuan ke Jalur Gaza.

Komite tersebut juga meminta bantuan untuk melindungi tempat-tempat ibadah saat hujan deras menerjang keluarga pengungsi yang berjuang tanpa tempat bernaung yang aman.

Dalam imbauan daruratnya, komite menyerukan penyaluran bantuan makanan, air minum, obat-obatan, tenda, dan perlengkapan musim dingin, dengan prioritas bagi anak-anak, bayi, lansia, serta orang sakit.

Sekitar 950.000 pengungsi tinggal di daerah yang rawan banjir, termasuk lebih dari 400.000 jiwa yang berada dalam risiko tinggi.

Komite menyatakan bahwa air hujan telah merembes ke Gereja Yunani Ortodoks Saint Porphyrius yang bersejarah di Kota Gaza. Kondisi ini menegaskan pentingnya melindungi tempat ibadah dan memperbaiki kerusakan pada situs-situs keagamaan serta bersejarah.

Kehancuran gereja-gereja di Gaza tidak dapat dipisahkan dari kehancuran yang lebih luas terhadap kehidupan, rumah, dan warisan budaya rakyat Palestina.

Komite menegaskan bahwa komunitas Kristen turut merasakan penderitaan rakyat Palestina secara keseluruhan, termasuk pengungsian serta kehilangan tempat tinggal dan rasa aman. Perlindungan terhadap keberadaan umat Kristen di Tanah Suci merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari pembelaan hak-hak warga Palestina atas kehidupan, kebebasan, dan martabat.

Komite mendesak gereja-gereja untuk menggunakan pengaruh mereka guna menekan pemerintah dan lembaga internasional agar menjamin akses bantuan kemanusiaan, pasokan medis, serta bahan bakar tanpa hambatan. Komite ini juga menyerukan koordinasi yang lebih erat dengan organisasi gereja dan lembaga bantuan di Palestina untuk menjangkau keluarga-keluarga yang terdampak paling parah.

“Doa untuk Gaza harus disertai dengan tindakan nyata bagi rakyatnya,” tegas komite tersebut.

Sementara itu, Kepresidenan Palestina mendesak intervensi segera dari Dewan Keamanan PBB untuk menjamin akses bantuan tanpa batasan serta perlindungan internasional bagi warga Palestina. Pihaknya menyalahkan serangan, blokade, dan pembatasan bantuan oleh Israel sebagai penyebab memburuknya krisis kemanusiaan.

Hujan deras dan angin kencang telah melanda Gaza sejak Jumat malam, menggenangi 70.000 tenda dan merubuhkan puluhan dinding pemukiman.[Anadolu Agency]

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

19 + fifteen =