Perkuat Wisata Religi Puncak, Pemkab Bogor Ambil Alih Pengelolaan Masjid At-Ta’awun

 Perkuat Wisata Religi Puncak, Pemkab Bogor Ambil Alih Pengelolaan Masjid At-Ta’awun

Masjid At-Ta’awun, Puncak, Bogor.

BOGOR (Mediaislam.id) — Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor, Jawa Barat, sedang memproses pengalihan pengelolaan Masjid At-Ta’awun di kawasan wisata Puncak, Cisarua, dari Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Barat.

Bupati Bogor, Rudy Susmanto, di Cisarua, Jumat (6/11/2026), mengatakan bahwa pengalihan pengelolaan tersebut merupakan bagian dari upaya pemerintah daerah mengoptimalkan potensi wisata religi.

Langkah ini sekaligus ditujukan untuk menjaga keberadaan bangunan bersejarah di kawasan Puncak.

“Masjid At-Ta’awun yang dulu operasionalnya oleh Pemerintah Provinsi Jawa Barat, oleh Pak Gubernur operasionalnya sudah diserahkan kepada Pemerintah Kabupaten Bogor,” katanya.

Ia menjelaskan bahwa Masjid At-Ta’awun tidak hanya menjadi tempat ibadah, tetapi juga memiliki nilai sejarah karena berada di kawasan yang berkaitan dengan peristiwa gugurnya pahlawan nasional R.E. Martadinata dalam kecelakaan helikopter.

Rudy menambahkan, keberadaan monumen helikopter di kawasan tersebut menjadi salah satu potensi wisata sejarah yang dapat dikembangkan bersamaan dengan wisata religi.

Ia menilai kawasan Puncak memiliki potensi wisata religi yang besar, termasuk keberadaan makam pahlawan nasional K.H. Idham Chalid serta sejumlah tokoh agama setempat.

Camat Cisarua, Heri Risnandar, menjelaskan bahwa proses pengalihan pengelolaan Masjid At-Ta’awun saat ini masih berada dalam tahap transisi.

Tahap transisi ini terutama menyangkut aspek administrasi, penganggaran, dan sumber daya pengelola.

“Secara administrasi sedang berproses untuk mengalihkan itu. Ada beberapa hal yang harus kita rapikan, termasuk terkait sumber dayanya,” ujarnya.

Ia mengatakan bahwa pemerintah kecamatan bersama jajaran Pemkab Bogor telah melakukan dua kali pertemuan untuk membahas proses pengalihan tersebut.

Menurut dia, sejumlah aspek masih perlu diselesaikan karena sebagian kebutuhan operasional masjid pada tahun ini masih masuk dalam penganggaran Pemprov Jawa Barat.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

eight − 6 =