Zionis Israel Bunuh 13 Orang di Gaza di Tengah Upaya Damai Kairo

 Zionis Israel Bunuh 13 Orang di Gaza di Tengah Upaya Damai Kairo

Bangunan di Gaza hancur akibat serangan terbaru Zionis Israel. [foto: Xinhua]

Gaza (Mediaislam.id)— Tentara Israel telah membunuh sedikitnya 13 orang dan melukai puluhan orang lainnya di seluruh Jalur Gaza sejak fajar, menurut informasi yang dihimpun oleh Al Jazeera.

Serangan tersebut terjadi saat Mesir mulai menjadi tuan rumah putaran baru pembicaraan dengan para pemimpin Hamas dan faksi Palestina lainnya untuk menyelamatkan gencatan senjata.

Serangan pada Ahad ini terjadi di wilayah al-Mawasi dekat kota selatan Khan Younis, di Kota Gaza, dan Deir el-Balah, menurut laporan koresponden lapangan.

Pertempuran besar telah dihentikan sejak Oktober 2025 di bawah gencatan senjata yang diprakarsai oleh Amerika Serikat.

Namun, belum ada kesepakatan yang dicapai untuk menerapkan rencana lanjutan yang didukung Amerika Serikat terkait penarikan pasukan Israel, pelucutan senjata Hamas, dan pembangunan kembali Gaza setelah lebih dari dua tahun pengeboman hebat oleh Israel.

Hamas menyampaikan kepada utusan dari Dewan Perdamaian serta para mediator dari Mesir, Qatar, dan Turkiye bahwa penghentian serangan Israel di Gaza sangat penting untuk kemajuan apa pun.

Pernyataan tersebut bersumber dari internal kelompok itu dan para pejabat yang dekat dengan pembicaraan di Kairo saat berbicara kepada kantor berita Reuters.

Diskusi tersebut diperkirakan akan terus berlanjut selama beberapa hari.

Pembunuhan Selama Gencatan Senjata

Sebelumnya sejak Oktober lalu, sekitar 947 warga Palestina telah tewas dan lebih dari 2.900 orang terluka dalam serangan Israel yang terus berlanjut.

Sementara itu, para pejuang Hamas telah menewaskan empat tentara Israel selama periode yang sama.

Bangunan tempat tinggal, pasar, kendaraan, dan kafe juga terus menjadi sasaran serangan.

Bahkan, sejumlah keluarga menerima perintah pengungsian hanya beberapa menit sebelum rumah mereka dibom.

Militer Israel saat ini mengendalikan sekitar 64 persen Jalur Gaza, meningkat dari 53 persen yang diperkirakan dalam perjanjian gencatan senjata.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

twenty + eleven =