Tahun Baru Islam 1448 H: Para Ulama dan Akademisi Internasional Serukan Gerakan Hijrah Keluarga Kembali kepada Alquran

 Tahun Baru Islam 1448 H: Para Ulama dan Akademisi Internasional Serukan Gerakan Hijrah Keluarga Kembali kepada Alquran

Jakarta (Mediaislam.id)–Menyambut Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 H, para ulama, akademisi, dan tokoh Islam internasional menyerukan gerakan hijrah keluarga Muslim Indonesia untuk kembali menjadikan Alquran sebagai pedoman utama kehidupan.

Seruan tersebut mengemuka dalam World Quranic Civilization Forum (WQCF) 1448 H yang digelar di Gedung Smesco Jakarta, Selasa (16/6/2026).

Pengarah forum, Ustaz Bachtiar Nasir (UBN), menegaskan bahwa kebangkitan umat dan peradaban harus dimulai dari keluarga. Menurutnya, keluarga yang dibangun di atas nilai-nilai Alquran akan melahirkan generasi yang kuat, berkarakter, dan mampu menghadapi tantangan zaman.

“Keluarga adalah benteng pertama umat. Bila arah keluarga kembali kepada Alquran, maka arah umat akan menemukan kembali cahaya, ketahanan, dan masa depannya,” ujar UBN.

Forum tersebut menghasilkan dua rekomendasi utama. Pertama, memperkuat Alquran sebagai “operating system” keluarga Muslim dalam mendidik anak, membangun komunikasi, mengambil keputusan, dan menghadapi tantangan kehidupan modern. Kedua, menjadikan 1 Muharram 1448 H sebagai momentum hijrah keluarga Indonesia menuju kehidupan yang lebih dekat kepada Allah dengan menjadikan Alquran sebagai pusat orientasi hidup.

Para peserta forum menilai keluarga saat ini menghadapi berbagai tantangan serius, mulai dari distraksi teknologi, banjir informasi, pergeseran budaya, hingga melemahnya komunikasi antara orang tua dan anak.

Karena itu, ulama, akademisi, pesantren, masjid, lembaga pendidikan, komunitas keluarga, dan media dakwah diajak memperkuat kolaborasi untuk membangun ketahanan keluarga berbasis nilai-nilai Alquran.

Forum menegaskan bahwa masa depan umat sangat ditentukan oleh kualitas keluarga hari ini. Dengan kembali menjadikan Alquran sebagai panduan hidup, keluarga Muslim diharapkan mampu melahirkan generasi berkarakter sekaligus menjadi fondasi kebangkitan peradaban Islam di masa depan.*

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

17 − 6 =