Puluhan Ribu Jamaah Hadiri Salat Jumat di Al-Aqsha

 Puluhan Ribu Jamaah Hadiri Salat Jumat di Al-Aqsha

Jemaah shalat Jumat di Masjid Al-Aqsha. [foto: palinfo.com]

Yerusalem (Mediaislam.id) – Puluhan ribu warga Palestina melaksanakan salat Jumat di Masjid Al-Aqsha meskipun menghadapi pembatasan ketat dan pengamanan yang diberlakukan pasukan Israel di sekitar kompleks masjid dan wilayah Yerusalem yang diduduki.

Sumber-sumber lokal di Yerusalem pada Jumat (17/7) menyatakan bahwa ribuan jamaah berhasil mencapai Masjid Al-Aqsha. Sebagian besar datang dari Kota Tua Yerusalem dan berbagai wilayah di kota tersebut, meskipun otoritas Israel memperketat pembatasan di pintu-pintu masuk masjid.

Polisi Israel memeriksa identitas para jamaah dan memberlakukan pembatasan masuk yang sangat ketat. Puluhan pemuda Palestina ditolak memasuki kompleks Masjid Al-Aqsha, sementara warga Palestina yang berusia lebih tua hanya diizinkan masuk setelah menjalani pemeriksaan keamanan secara menyeluruh.

Menurut sumber setempat, polisi Israel menangkap Mohammed Zughair di Bab Al-Majlis (Gerbang Dewan) ketika ia berusaha memasuki Masjid Al-Aqsha.

Sejumlah organisasi yang berbasis di Yerusalem menyerukan kepada warga Palestina agar menghadiri salat Jumat dalam jumlah besar sebagai upaya menjaga Masjid Al-Aqsha, mempertahankan identitas Islam dan Arabnya, serta menghadapi berbagai kebijakan Israel yang menyasar situs suci tersebut.

Seruan itu ditujukan kepada warga Palestina di Yerusalem yang diduduki, warga Palestina yang merupakan warga negara Israel, serta masyarakat Palestina di Tepi Barat yang diduduki yang memiliki akses menuju Masjid Al-Aqsha agar terus menjaga kehadiran yang kuat dan berkesinambungan di pelataran masjid.

Organisasi-organisasi tersebut menyatakan bahwa kampanye ini bertujuan menegaskan kembali identitas Masjid Al-Aqsha sebagai tempat suci umat Islam di tengah berbagai upaya Israel untuk mengubah karakter sejarah dan budaya Yerusalem serta mendistorsi narasi sejarahnya.

Pelanggaran dan penyusupan ke kompleks Masjid Al-Aqsha oleh warga Yahudi meningkat sepanjang paruh pertama tahun 2026. Tercatat sebanyak 25.604 pemukim Yahudi memasuki kompleks masjid, selain 524.912 pengunjung lainnya yang diizinkan masuk dengan status “wisata”.

Para pejabat dan organisasi Palestina terus memperingatkan meningkatnya langkah-langkah Israel yang dinilai bertujuan menciptakan realitas baru berupa proses Yudaisasi di Yerusalem yang diduduki serta di kawasan Masjid Al-Aqsha.

sumber: infopalestina

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

14 + twelve =