Menggema di Irlandia, Tur Free Palestine Macklemore Jadi Simbol Perlawanan Seniman Global
Macklemore [AA]
Jakarta (Mediaislam.id)– Seniman asal Irlandia, Hozier, Kneecap, dan Beoga bergabung dengan rapper asal Amerika Serikat, Macklemore, sebagai tamu kejutan pada Senin (26/10/2026) dalam pembukaan tur Free Palestine yang tiketnya terjual habis di Dublin.
Konser yang berlangsung di 3Arena berkapasitas 13.000 penonton tersebut menjadi tanggal perdana di Eropa untuk tur penggalangan dana yang diprakarsai Macklemore. Tur ini digelar setelah dirinya dikeluarkan dari tur Ed Sheeran di AS akibat dukungannya secara terbuka kepada Palestina.
“Saya bangga berdiri di sini di atas panggung sebagai bentuk solidaritas bersama rakyat Palestina,” kata Macklemore kepada para penonton. “Kami akan terus berjuang demi pembebasan bersama hingga hembusan napas terakhir kami.”
Bendera Palestina dan kufiya terlihat di seluruh area arena saat para penonton berulang kali memekikkan seruan “Free Palestine”.
“Enam minggu lalu, dua kata adalah semua yang dibutuhkan,” ujar Macklemore, merujuk pada pernyataan yang berujung pada dikeluarkannya dia dari sisa konser Sheeran.
“Dua kata itu begitu mengancam bagi sebagian orang sehingga kita lebih memilih membungkam dua kata tersebut daripada menghadapi apa arti sebenarnya,” katanya. “Entah bagaimana kata-kata itu menjadi lebih kontroversial daripada penderitaan yang membuatnya menjadi perlu untuk diucapkan.”
Macklemore didampingi oleh penyanyi Palestina Lina Makoul, DJ Palestina-Amerika Habibeats, dan grup hip-hop politik asal AS Dead Prez, bersama para pengisi acara asal Irlandia seperti Hozier, Kneecap, dan Beoga.
Aktor Mark Ruffalo dan Cynthia Nixon, serta vokalis The Strokes, Julian Casablancas, juga hadir melalui pesan video rekaman.
Hozier membawakan beberapa lagu populernya, termasuk Take Me to Church dan Too Sweet. Layar di belakangnya menampilkan kode QR yang terhubung ke petisi untuk 55 mahasiswa Palestina asal Gaza yang dilaporkan tidak bisa mendapatkan visa untuk belajar di Irlandia.
Grup rap berbahasa Irlandia, Kneecap, menarik salah satu respons terkuat malam itu. Mengawali penampilan mereka dengan sindiran tajam atas dikeluarkannya Macklemore, salah satu anggota grup dengan nada bercanda mengucapkan terima kasih kepada Sheeran karena telah “menyelenggarakan konser ini”.
Beoga, yang tampil dalam lagu hit Sheeran Galway Girl, juga hadir setelah memilih mundur dari tur Sheeran sebagai bentuk solidaritas kepada Macklemore.
Rapper tersebut membawakan lagu-lagu hits seperti Thrift Shop, Same Love, dan Chant, serta Hind’s Hall, lagu protes tahun 2024 yang mendukung warga Palestina dan gerakan solidaritas Gaza yang dipelopori para mahasiswa.
Konser di Dublin ini merupakan penampilan pertama dari tiga pertunjukan Eropa yang diumumkan, yang diikuti oleh pertunjukan di Paris pada Kamis dan London pada Jumat. Ketiga jadwal konser tersebut habis terjual.
Hasil penjualan tiket akan disalurkan untuk mendukung organisasi-organisasi yang menyediakan layanan medis, bantuan kemanusiaan, pendidikan, dan layanan masyarakat bagi warga Palestina.
Macklemore dikeluarkan dari tur Sheeran setelah menyerukan “Free Palestine” dan mengkritik tindakan Israel di Gaza serta Tepi Barat yang diduduki selama penampilannya di Stadion MetLife, New Jersey, pada September.
Beberapa pengisi acara lainnya kemudian mengundurkan diri dari tur Sheeran sebagai bentuk solidaritas. Sheeran menyatakan bahwa keputusan untuk mengeluarkan Macklemore diambil setelah pihak promotor diberi tahu bahwa pengelola lokasi konser tidak akan mengizinkan pertunjukan lebih lanjut jika rapper tersebut tetap ada dalam daftar pengisi acara.[]
