Isreal Terus Serang Gaza dan Langgar Gencatan Senjata

 Isreal Terus Serang Gaza dan Langgar Gencatan Senjata

Gaza (Mediaislam.id) – Pasukan pendudukan Israel kembali melanggar perjanjian gencatan senjata di Jalur Gaza. Dilansir Pusat Informasi Palestina, Ahad (13/9/2026), pelanggaran tersebut memasuki hari ke-338 berturut-turut, melalui serangan dan penembakan terhadap berbagai wilayah di Gaza.

Sumber medis melaporkan bahwa Hilal Mahmoud Saleh Abu Thaha gugur setelah mengalami luka akibat tembakan pasukan pendudukan di Khan Younis.

Sumber medis juga melaporkan Iman Shalouf (27 tahun) dan janinnya yang berusia tujuh bulan gugur akibat luka yang mereka alami di Al-Mawasi, Khan Younis, tiga hari sebelumnya.

Seorang warga lanjut usia juga terluka akibat tembakan tentara pendudukan Israel di proyek Beit Lahia, Gaza utara.

Sebuah pesawat nirawak Israel juga menyerang atap sebuah rumah di kawasan Al-Sabra, selatan Kota Gaza. Serangan tersebut menyebabkan kerusakan.

Koresponden kami melaporkan empat warga terluka dalam serangan Israel pada Sabtu pagi yang menargetkan sebuah tenda pengungsi dekat Jalan Nomor 5 di Khan Younis.

Sumber lokal menyebut pasukan pendudukan Israel menembaki wilayah timur Kota Gaza dan bagian timur laut kota tersebut.

Kendaraan militer pendudukan melepaskan tembakan secara intensif ke wilayah Al-Atatrah di Gaza utara. Sementara itu, wilayah timur Kamp Jabalia mengalami serangan artileri hebat.

Artileri pendudukan juga menembaki wilayah timur laut Kamp Al-Bureij di Gaza tengah, wilayah timur Khan Younis, serta wilayah barat Kota Rafah. Serangan tersebut berlangsung bersamaan dengan penembakan intensif di bagian barat kota.

Kapal perang Israel juga menembaki perairan lepas pantai Kota Khan Younis.

Pasukan pendudukan Israel terus melanggar perjanjian gencatan senjata di Jalur Gaza melalui serangan udara dan artileri terhadap lokasi-lokasi pengungsian. Pasukan Israel juga terus melakukan peledakan dan penghancuran di dalam wilayah yang dikenal sebagai “garis kuning”, serta mempertahankan pembatasan terhadap pergerakan barang, bantuan, dan perjalanan.

Menurut data Kementerian Kesehatan Palestina, jumlah warga Palestina yang gugur sejak dimulainya gencatan senjata pada 10 Oktober tahun lalu mencapai 1.370 orang, sementara 4.627 orang terluka dan 831 jenazah berhasil dievakuasi.

Sementara itu, jumlah keseluruhan korban agresi sejak 7 Oktober 2023 mencapai sekitar 73.684 orang gugur dan 174.738 orang terluka. Angka tersebut menunjukkan besarnya korban manusia akibat agresi pendudukan Israel yang terus berlangsung di Jalur Gaza. []

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

9 + 15 =