Gelar Munas IV, Ikadi Siap Hadirkan Dakwah Merangkul dan Bahas Isu Aktual Bangsa

 Gelar Munas IV, Ikadi Siap Hadirkan Dakwah Merangkul dan Bahas Isu Aktual Bangsa

Ketua Umum PP Ikadi, KH Ahmad Kusyairi Suhail (tengah) saat menyampaikan rencana Munas IV Ikadi.

JAKARTA (Mediaislam.id)–Pengurus Pusat Ikatan Dai Indonesia (PP Ikadi) bersiap menggelar Musyawarah Nasional (Munas) IV pada 20–22 November 2026 di Asrama Haji Pondok Gede, Jakarta. Menginjak usia ke-24 tahun, perhelatan akbar lima tahunan ini diproyeksikan menjadi tonggak penguatan konsolidasi dakwah sekaligus merumuskan arah kontribusi dai dalam menghadapi tantangan keumatan dan kebangsaan.

​Munas IV Ikadi mengusung tema besar “Sinergi IKADI dalam Mewujudkan Umat Berdaulat dan NKRI Mandiri Menuju Indonesia Emas 2045” dengan semboyan “IKADI Berdaya, Umat Berdaulat, Indonesia Kuat”.

​Ketua Umum PP Ikadi, KH Ahmad Kusyairi Suhail, menegaskan bahwa Munas IV menjadi momentum strategis bagi berkumpulnya sekitar 500 perwakilan dai, kiai, dan ulama dari 38 pengurus wilayah provinsi serta lebih dari 400 pengurus daerah kabupaten/kota di seluruh Indonesia. Menurutnya, keberadaan dai di tengah masyarakat harus mampu menampilkan corak dakwah Islam rahmatan lil ‘alamin yang berwawasan kebangsaan.

​”Hadirnya dai di tengah-tengah masyarakat betul-betul merangkul bukan memukul, membina bukan menghina. Kualitas masyarakat sangat ditentukan oleh kualitas dakwah. Semakin kuat peran dai dan ulama, tentu berdampak langsung pada peningkatan kualitas kehidupan umat, bangsa, dan negara,” ujar KH Ahmad Kusyairi dalam konferensi pers di Wisma Ikadi, Bambu Apus, Jakarta Timur, Jumat (6/11/2026).

​Kiai Kusyairi menambahkan, selain agenda internal organisasi, forum musyawarah tertinggi ini juga membedah deretan problematika kekinian dari sudut pandang Islam, termasuk sorotan isu-isu aktual publik seperti perkara penyadapan. Dari pembahasan tersebut, Ikadi akan merumuskan rekomendasi, tausiah kebangsaan, dan nasihat solutif sebagai wujud nyata sumbangsih dai menyongsong Indonesia Emas 2045.

​Sementara itu, Sekretaris Jenderal PP Ikadi yang juga bertindak sebagai Ketua Panitia Pelaksana Munas IV, KH Khairan M. Arif, menjelaskan agenda pokok Munas meliputi amandemen AD/ART, pemilihan struktur Dewan Syuro, penetapan Ketua Umum dan Sekretaris Umum periode baru, hingga pengesahan rencana strategis (renstra) lima tahunan.

​”Direncanakan insyaallah Munas Ikatan Dai Indonesia akan dibuka langsung oleh Presiden Republik Indonesia, Bapak Prabowo Subianto, serta dihadiri jajaran menteri kabinet, tokoh-tokoh nasional, hingga tokoh internasional,” papar  Kiai Khairan.

​Salah satu agenda internasional yang disiapkan yakni seminar dunia yang menghadirkan Presiden Persatuan Ulama Muslim Internasional (IUMS), Syekh Prof. Dr. Ali Muhyiddin Ali Al-Quradaghi.

​Kiai Khairan menyebutkan, sebelum memasuki puncak acara, Ikadi telah menggelar rangkaian pra-Munas berskala nasional. Salah satunya program pelatihan 10.000 khatib yang digelar serentak di seluruh Nusantara pada 24 Oktober 2026. Pelatihan tersebut sukses diikuti 10.036 peserta hingga berhasil memecahkan rekor Museum Rekor-Dunia Indonesia (MURI).

​Rangkaian kegiatan lainnya mencakup Majelis Quran Ikadi nasional, perlombaan dakwah digital yang melibatkan seribu dai cilik hingga dewasa, santunan 1.000 anak yatim, bazar umat, serta peluncuran Halaqah Dzikir Ikadi pada puncak gelaran Munas mendatang.*

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

16 − 6 =