267 Keluarga Mualaf di Pelosok Indonesia Terima Paket Bahagia

 267 Keluarga Mualaf di Pelosok Indonesia Terima Paket Bahagia

JAKARTA (Mediaislam.id)–Sebanyak 267 keluarga mualaf di berbagai pelosok Indonesia menerima bantuan sembako melalui program Paket Bahagia Mualaf yang digagas LAZNAS Dewan Dakwah bekerja sama dengan BSI Maslahat. Penyaluran bantuan berlangsung pada 26 September hingga 5 Oktober 2026 di sembilan titik yang tersebar di delapan wilayah Indonesia.

Manager Program, Pendayagunaan, dan Pendistribusian LAZNAS Dewan Dakwah, Hafidz, mengatakan bantuan tersebut menjangkau para mualaf binaan dai Dewan Dakwah di Nusa Tenggara Timur, Sulawesi Tengah, Aceh, Riau, Kalimantan Timur, Jawa Barat, serta Kepulauan Mentawai, Sumatera Barat.

Setiap keluarga menerima paket kebutuhan pokok berupa beras, minyak goreng, gula, mi instan, biskuit, dan teh celup.

“Program ini merupakan bentuk kepedulian dan sinergi LAZNAS Dewan Dakwah bersama BSI Maslahat dalam mendukung kehidupan para mualaf, terutama mereka yang tinggal di daerah terpencil dengan keterbatasan akses dan kondisi ekonomi,” ungkap Hafidz.

Dia menjelaskan, bagi para mualaf, dukungan tersebut memiliki arti lebih dari sekadar bantuan pangan. Sebab, perjalanan setelah mengucapkan dua kalimat syahadat tidak selalu berjalan mudah. Sebagian dari mereka harus menghadapi penolakan keluarga, kehilangan mata pencaharian, hingga kesulitan memenuhi kebutuhan sehari-hari.

Dalam kondisi tersebut, kata dia, dai Dewan Dakwah memiliki peran penting. Selain membimbing para mualaf memahami dan mengamalkan ajaran Islam, para dai juga memberikan pendampingan, menguatkan keimanan, serta membantu mereka menghadapi berbagai persoalan kehidupan.

“Kedekatan para dai dengan masyarakat binaan juga memudahkan LAZNAS Dewan Dakwah mengidentifikasi kebutuhan dan kondisi para mualaf sehingga bantuan yang diberikan dapat lebih tepat sasaran,” ujarnya.

Menurut Hafidz, dai Dewan Dakwah tidak hanya bertugas membimbing para mualaf dalam memahami dan mengamalkan ajaran Islam. Mereka juga hadir mendampingi kehidupan masyarakat serta memberikan penguatan ketika menghadapi kesulitan.

“Karena itu, dukungan kebutuhan dasar seperti ini menjadi bagian penting dari upaya kita menjaga kebersamaan dengan mereka,” pungkasnya.*

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

three + thirteen =