GP Ansor Lepas Satgas Aksi Kemanusiaan Nasional 2026

 GP Ansor Lepas Satgas Aksi Kemanusiaan Nasional 2026

Foto: NU.or.id

Jakarta (Mediaislam.id)–Pimpinan Pusat (PP) Gerakan Pemuda (GP) Ansor melepas Satuan Tugas (Satgas) Aksi Kemanusiaan Nasional Ansor 2026. Pelepasan satgas tersebut berlangsung dalam rangkaian peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di Masjid KH Abdurrahman Wahid, Jalan Kramat Raya No. 65A, Senen, Jakarta Pusat, Selasa (22/9/2026) malam.

Dikutip NU Online, Rabu (23/9/2026), Ketua Umum GP Ansor Addin Jauharaddin mengatakan, pembentukan satgas dilatarbelakangi berbagai bencana yang melanda sejumlah wilayah Indonesia. Bencana tersebut antara lain erupsi gunung, kebakaran hutan dan lahan (karhutla), serta kekeringan.

Menurut Addin, kondisi tersebut mendorong GP Ansor untuk mengambil peran dalam membantu masyarakat terdampak. Peran tersebut akan dilakukan bersama badan dan perangkat organisasi, yakni Banser dan Rijalul Ansor.

“Maka nanti kami berharap ada kesatuan yang terpadu antara Ansor, Banser, dan Rijalul Ansor,” kata Addin kepada anggota yang hadir secara langsung maupun mengikuti kegiatan melalui Zoom dan siaran langsung kanal YouTube PP GP Ansor.

Addin menjelaskan, masing-masing unsur memiliki peran dalam aksi kemanusiaan tersebut. Pengurus Ansor diarahkan menguasai strategi pengelolaan kebencanaan, termasuk membangun dan mengelola kemitraan.

Sementara anggota Banser akan menjalankan penanganan langsung di lapangan. Adapun Rijalul Ansor diarahkan untuk menjalankan ikhtiar ruhaniah melalui istighotsah, pembacaan manaqib orang saleh, dan doa bersama.

“Untuk Sahabat-sahabat yang ada di Rijalul Ansor, kami harapkan melakukan konsolidasi untuk berziarah ke makam raja-raja, kemudian para alim ulama,” ujarnya.

Addin menegaskan, ketiga unsur tersebut merupakan satu kesatuan dalam menjalankan aksi kemanusiaan sekaligus spiritual.

“Jadi, baik Ansor, Banser, maupun Rijalul Ansor, semua satu kesatuan menjadi gerakan spiritual sekaligus kemanusiaan,” tambah Addin.

Enam Sektor Kemanusiaan

Satgas Aksi Kemanusiaan Nasional Ansor 2026 akan menyasar enam sektor pengabdian. Keenam sektor tersebut meliputi karhutla, erupsi gunung, kekeringan, gempa bumi, banjir, dan pembersihan area sungai.

Addin berharap gerakan tersebut dapat menjadi wasilah untuk membantu menjaga keamanan masyarakat dan bangsa Indonesia dari berbagai marabahaya.

“Semoga dengan ini Indonesia baik-baik saja dan kita bisa mengatasi berbagai macam problem yang ada di masyarakat,” pungkasnya.

Pelepasan satgas ditandai dengan penyematan rompi kepada perwakilan anggota Banser Tanggap Bencana (Bagana), Banser Relawan Kebakaran (Balakar), dan Banser Maritim (Baritim).

Setelah penyematan rompi, Addin memimpin langsung prosesi pelepasan Satgas Aksi Kemanusiaan Nasional Ansor 2026. “Dengan ini saya lepaskan dan kegiatan ini saya resmikan, bismillahirrahmanirrahim,” ucap Addin.*

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

four + 10 =