Muhammadiyah UK Kenalkan Islam Indonesia dalam Kampanye Visit My Mosque di London

 Muhammadiyah UK Kenalkan Islam Indonesia dalam Kampanye Visit My Mosque di London

London (Mediaislam.id)–Komunitas Muslim Indonesia di Inggris untuk pertama kalinya mengikuti kampanye nasional Visit My Mosque 2026 yang diselenggarakan Dewan Muslim Inggris (Muslim Council of Britain/MCB).

Pimpinan Cabang Istimewa Muhammadiyah (PCIM) Britania Raya dan Irlandia berkolaborasi dengan Masjid Indonesian Islamic Centre (IIC) London di Clifford Way, Neasden, dalam kampanye yang berlangsung pada 19-20 September 2026 tersebut.

Mengusung tema Open Doors, Open Minds, kampanye tahunan MCB itu diikuti 114 masjid di seluruh Britania Raya. Kegiatan tersebut mengajak masyarakat dari berbagai latar belakang untuk mengenal Islam dan kehidupan Muslim secara langsung. Dikutip dari Muhammadiyah.or.id, Selasa (22/9/2026), IIC London tercatat resmi sebagai salah satu masjid peserta kampanye.

Ketua PCIM Britania Raya dan Irlandia, Ince Dian Aprilyani Azir, mengatakan keterlibatan IIC London dalam kampanye tersebut menjadi tonggak bagi kehadiran Islam Indonesia dalam agenda keterbukaan masjid di Inggris.

“Tiga puluh tahun lalu, Muslim Indonesia di Inggris masih salat di rumah-rumah dan ruang kedutaan. Sabtu lalu, masjid Indonesia membuka pintunya bagi masyarakat Inggris. Bagi kami, ini sebuah tonggak untuk pertama kalinya Islam Indonesia hadir dalam kampanye nasional keterbukaan masjid di negeri ini, dan kami berencana menjadikannya agenda tahunan,” ujar Ince Dian Aprilyani Azir.

Dalam kegiatan tersebut, Muhammadiyah menghadirkan guided mosque tour, sesi tanya jawab seputar Islam, serta Discover Indonesian Muslim Life. Program tersebut memperkenalkan kehidupan Muslim Indonesia kepada masyarakat yang berkunjung.

Ketua Panitia Visit My Mosque 2026 sekaligus anggota Majelis Pembinaan Kader dan Sumber Daya Insani (MPKSDI) PCIM Britania Raya dan Irlandia, Syahirul Alim Ritonga, mengatakan kegiatan tersebut mendapat perhatian dari masyarakat lokal London maupun warga Indonesia.

Rombongan Persatuan Kristen Indonesia United Kingdom (Perki UK) yang dipimpin Marlon Gabriel Tambunan juga hadir dalam kegiatan tersebut. Kehadiran mereka menjadi ruang perjumpaan lintas iman sesama warga Indonesia di Britania Raya.

“Kami ingin masyarakat Inggris mengenal Islam langsung dari kehidupan sehari-hari Muslim Indonesia: dari keramahannya, budayanya, sampai makanannya. Melihat warga London, dan saudara-saudara kita dari Perki UK hadir bersama di masjid ini, kami merasa pintu yang kami buka benar-benar disambut,” ujar Syahirul.

 

Masjid Indonesia Pertama di London

Masjid IIC London berdiri melalui dukungan berbagai kalangan, mulai dari warga dan mahasiswa Indonesia di Britania Raya, dai dan tokoh di Tanah Air, organisasi kemasyarakatan Islam, hingga donatur perorangan dari berbagai negara.

Penggalangan dana dilakukan melalui berbagai kanal, seperti tablig akbar daring, lelang amal, Wakaf Mozaik, Wakaf Gotong Royong, hingga penggalangan dana digital.

Muhammadiyah juga tercatat sebagai salah satu kontributor. Melalui skema Wakaf Mozaik Masjid Indonesia, Pimpinan Pusat Muhammadiyah bersama LazisMu menjadi wakif dengan nilai wakaf 60 ribu poundsterling atau sekitar Rp1,5 miliar. Ikrar wakaf tersebut ditandatangani pada 14 Januari 2022.

“Pada 25 November 2022, setelah hampir tiga dekade penggalangan dana, IIC berhasil memperoleh properti yang menjadi masjid Indonesia pertama di London. Bangunan bekas gereja di kawasan Neasden itu dibeli senilai £1,44 juta atau sekitar Rp27,2 miliar,” tambah Ince menjelaskan.*

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

twenty − 6 =