Yahya Sinwar Melawan Israel Hingga Nafas Terakhirnya
Yahya Sinwar [foto: AP]
Berdasarkan kesepakatan yang dieksekusi pada 11 Oktober 2011, Israel membebaskan 1.027 tahanan Palestina sebagai pertukaran dengan pembebasan tentara Israel Gilad Shalit oleh Hamas.
Memimpin Hamas di Gaza
Setelah dibebaskan pada 2011, Sinwar ikut dalam pemilihan internal Hamas pada 2012, memenangkan kursi di biro politik dan bertanggung jawab mengawasi sayap militer kelompok tersebut, Brigade Qassam.
Pada September 2015, Amerika Serikat (AS) memasukkan Sinwar ke dalam daftar “teroris internasional.”
Layanan keamanan Israel juga menjadikan Sinwar target utama untuk dibunuh di Gaza, kata media Israel.
Yahya Sinwar gugur secara patriotik ketika Israel terus melakukan operasi genosida di Gaza menyusul serangan lintas batas Hamas pada 7 Oktober 2023. [Anadolu/dbs]
