Sambut Lima Abad Jakarta, Bamus Betawi Susun Program Strategis
Ketua Umum Bamus Betawi, H. Riano P. Ahmad dalam Raker 2026 di Hotel Acacia, Kramat, Jakarta Pusat, Selasa (16/6/2026).
JAKARTA (MediaIslam.id) – Badan Musyawarah Masyarakat (Bamus) Betawi menyiapkan kebijakan serta program kerja strategis untuk menyambut pembangunan Jakarta menjelang usia lima abad.
“Raker ini menjadi momentum penting bagi Bamus Betawi untuk menyusun arah kebijakan dan program kerja organisasi dalam menghadapi berbagai tantangan serta peluang pembangunan Jakarta menjelang usia lima abad,” kata Ketua Umum Bamus Betawi, H. Riano P. Ahmad di Jakarta, Selasa (16/06/2026).
Riano mengatakan, masing-masing bidang di Bamus Betawi akan menggelar rapat kerja selama dua hari. Agenda tersebut bertujuan untuk membahas dan merumuskan program strategis organisasi sepanjang tahun 2026.
Raker kali ini memiliki arti penting karena berlangsung di tengah dinamika status Jakarta pascaputusan Mahkamah Konstitusi (MK). MK memutuskan Jakarta tetap berstatus Ibu Kota Negara hingga Presiden menerbitkan Keputusan Presiden (Keppres) terkait pemindahan ke Ibu Kota Nusantara (IKN).
Selain itu, Riano menegaskan komitmen Bamus Betawi untuk terus bersinergi dengan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta. Mereka siap mendukung berbagai kebijakan yang dijalankan oleh Gubernur Pramono Anung dan Wakil Gubernur Rano Karno.
Menurut Riano, konsolidasi organisasi merupakan langkah penting untuk memperkuat silaturahmi. Langkah ini juga krusial demi menjaga soliditas keluarga besar Bamus Betawi di tanah Betawi.
“Raker ini diharapkan menjadi wadah bagi masyarakat Betawi dalam membangun Jakarta yang inklusif dan modern menuju kota global, namun tetap berakar kuat pada nilai-nilai budaya lokal Betawi,” ujar Riano.
Riano berharap forum raker tersebut mampu menghasilkan berbagai program strategis yang bermanfaat nyata. Program ini sekaligus diharapkan berkontribusi langsung dalam pembangunan masa depan Jakarta.
Sebagai organisasi payung ormas Betawi, Bamus menegaskan komitmennya untuk terus menjadi wadah aspirasi masyarakat. Mereka juga siap memosisikan diri sebagai mitra strategis Pemda DKI Jakarta.
Fokus utama organisasi ini adalah menjaga dan melestarikan adat istiadat serta budaya Betawi. Di sisi lain, mereka juga memperjuangkan hak-hak masyarakat Betawi sebagai penduduk asli di tengah transformasi menuju kota global.
Kegiatan yang mengusung tema “Menyongsong Lima Abad Jakarta, Kota Budaya dan Kota Global” ini dibuka resmi oleh Asisten Kesejahteraan Rakyat (Askesra) Pemprov DKI Jakarta, Ali Maulana Hakim.
