Nasihat Gus Faiz Menghadapi Orang Tidak Menghargai
Jakarta (Mediaislam.id)–Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI) DKI Jakarta, KH Muhammad Faiz Syukron Makmun atau Gus Faiz, membagikan pandangannya tentang cara menghadapi orang yang dianggap tidak menghargai diri kita. Hal itu disampaikan dalam video yang diunggah melalui akun TikTok pribadinya, Rabu (25/2/2026).
Dalam video tersebut, seorang penanya meminta nasihat mengenai cara menyikapi orang yang dinilai tidak bisa menghargai dirinya.
Menanggapi pertanyaan itu, Gus Faiz menekankan pentingnya mengubah pola pikir sebagai langkah awal. Menurutnya, seseorang tidak seharusnya langsung berasumsi bahwa orang lain tidak menghargainya.
“Yang pertama, ubah pola pikir kita. Jangan selalu berpikir dan merasa bahwa orang itu tidak menghargai kita. Kalau kita terus terjebak pada pikiran negatif, itu tidak akan memberikan dampak positif apa pun kepada kita,” ujarnya.
Ia menjelaskan, pola pikir negatif justru akan membuat seseorang terperangkap dalam perasaan tidak nyaman dan sulit berkembang.
Selain itu, Gus Faiz mengingatkan bahwa setiap manusia diciptakan berbeda-beda. Perbedaan cara pandang dan penilaian menjadi hal yang wajar dalam kehidupan sosial.
“Sadari bahwa setiap orang itu diciptakan oleh Allah berbeda. Bisa jadi orang tersebut tidak menghargai kita karena memang dia melihat tidak ada yang istimewa dari diri kita,” katanya.
Karena itu, ia mendorong agar respons yang diberikan bukanlah kemarahan atau kekecewaan berlebihan, melainkan perbaikan diri.
Menurutnya, cara terbaik untuk mengubah penilaian orang lain adalah melalui perilaku, tindakan, prestasi, dan akhlak yang baik.
“Oleh karena itu, ubah ini semua dengan perilaku, tindakan, prestasi, akhlak yang mampu mendatangkan kesan baik kepada semua orang,” tutur Gus Faiz.*
