Kemenag Gelar Muharam Islamic Literacy Festival, Perkuat Literasi dan Berpikir Kritis

 Kemenag Gelar Muharam Islamic Literacy Festival, Perkuat Literasi dan Berpikir Kritis

Direktur Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam, Abu Rokhmad saat memberikan sambutan.

Bogor (Mediaislam.id)–Kementerian Agama (Kemenag) RI melalui Direktorat Jenderal Bimbingan Masyarakat (Bimas) Islam meresmikan pembukaan Muharam Islamic Literacy Festival di Unit Percetakan Al-Qur’an (UPQ) Ciawi, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Kamis (30/7/2026). Perhelatan yang menjadi bagian dari rangkaian Peaceful Muharram 1448 H ini dijadwalkan berlangsung hingga Ahad (2/8/2026).

Acara secara resmi dibuka oleh Wakil Menteri Agama RI, Romo Muhammad Syafi’i. Dalam laporannya, Dirjen Bimas Islam Abu Rokhmad menyampaikan bahwa festival ini dirancang untuk menyalurkan semangat hijrah ke dalam aksi nyata penguatan literasi masyarakat.

“Kami ingin menghadirkan semangat hijrah hingga menyeberang bulan Muharam. Semangat ini terutama kami kaitkan dengan literasi, yakni kemampuan memahami, mengolah, dan menyerap pengetahuan menjadi sesuatu yang produktif,” ujar Abu Rokhmad di Ciawi, Bogor, Kamis (30/7/2026).

Pembukaan Muharam Islamic Literacy Festival oleh Wakil Menteri Agama Romo Muhammad Syafi’i.

Menurut Abu, di tengah derasnya arus informasi yang kian terbuka, masyarakat dituntut tidak sekadar mampu membaca dan menulis, tetapi juga mengasah daya pikir kritis (critical thinking). Dengan begitu, publik dapat memilah informasi secara bijak dan tidak mudah terpedaya hoaks.

Festival yang digelar di area UPQ ini menyuguhkan beragam agenda interaktif. Selain pameran buku Islam yang menggandeng berbagai penerbit, deretan stan bazar UMKM binaan KUA maupun warga sekitar turut memadati lokasi.

“Ini bukti nyata bahwa program Kemenag membawa dampak langsung bagi perekonomian warga sekitar. Harapan kami, kegiatan seperti ini dapat menjadi agenda rutin agar keberadaan UPQ makin dikenal luas,” tuturnya.

Tak hanya bazar dan pameran buku, pengunjung juga disuguhi talkshow edukatif yang mengulas ketahanan keluarga, pola pengasuhan (parenting), hingga informasi beasiswa perguruan tinggi. Bagi generasi muda, panitia menggelar aneka lomba Islami, seperti tahfiz, azan, dai cilik, dan kaligrafi, demi mengenalkan nilai-nilai keislaman yang ramah dan menyenangkan.

Sisi sosial dan kebudayaan pun tak luput dari perhatian. Kegiatan ini menghadirkan layanan donor darah, pemeriksaan kesehatan gratis, program Wakaf Al-Qur’an, hingga gelaran Mimbar Sastra pada Jumat malam yang menampilkan pembacaan puisi dan cerpen.

Sebagai penutup rangkaian, para pengunjung, khususnya anak-anak, diajak mengintip langsung dapur penerbitan Al-Qur’an melalui tur edukasi. Mereka dapat menyaksikan tahap demi tahap pencetakan mushaf, mulai dari proses pentashihan hingga pemeriksaan kualitas cetak.

Pameran buku Islam meramaikan Muharam Islamic Literacy Festival.

Mengenai alur kegiatan selama akhir pekan, Abu Rokhmad menjelaskan bahwa agenda pada Sabtu (1/8/2026) ba’da Zuhur akan dijeda sejenak. Hal itu dilakukan agar panitia dan peserta dapat bergabung dalam agenda Zikir dan Shalawat Kebangsaan yang dipusatkan di Monumen Nasional (Monas), Jakarta.

Rangkaian festival di UPQ Ciawi kemudian akan kembali dilanjutkan pada Ahad pagi hingga menjelang Zuhur. Rangkaian Peaceful Muharram ini dipastikan masih akan berlanjut dengan aksi sosial lainnya, termasuk gerakan bersih-bersih masjid secara serentak di berbagai daerah.*

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

20 + 12 =