Kemenag Gelar Kompetisi Film Pendek Islami 2026, Hadiah Puluhan Juta Rupiah Menanti
Jakarta (Mediaislam.id)–Direktorat Penerangan Agama Islam Kementerian Agama membuka Kompetisi Film Pendek Islami 2026 bertema Keluarga Sakinah-Maslahat. Ajang ini menjadi wadah bagi masyarakat untuk menyalurkan kreativitas sekaligus menyebarkan pesan-pesan keislaman melalui media audio visual.
Kompetisi terbuka bagi individu maupun kelompok tanpa batasan usia, suku, dan golongan. Selain menjadi ruang ekspresi kreatif, ajang ini juga menyediakan hadiah puluhan juta rupiah bagi para pemenang.
Direktur Penerangan Agama Islam, Muchlis M. Hanafi, mengatakan, kompetisi tersebut merupakan bagian dari upaya Kementerian Agama menghadirkan dakwah yang lebih dekat dengan masyarakat melalui pendekatan budaya dan media kreatif.
“Film merupakan medium yang sangat kuat untuk menyampaikan pesan dan nilai-nilai kehidupan. Melalui kompetisi ini, kami ingin mendorong lahirnya karya-karya yang tidak hanya menarik secara visual, tetapi juga mampu menghadirkan inspirasi dan memperkuat nilai-nilai keislaman dalam kehidupan keluarga,” ujar Muchlis saat dihubungi di Jakarta, Rabu (17/6/2026).
Menurut Muchlis, tema Keluarga Sakinah-Mashlahat dipilih karena keluarga merupakan fondasi utama dalam membangun masyarakat yang harmonis, berdaya, dan berakhlak mulia.
“Keluarga adalah sekolah pertama bagi setiap individu. Dari keluargalah nilai-nilai agama, moral, dan kebangsaan ditanamkan. Karena itu, kami ingin mengajak masyarakat untuk mengangkat berbagai cerita inspiratif tentang keluarga yang menghadirkan kemaslahatan bagi lingkungan sekitarnya,” katanya.
Ia menambahkan, perkembangan media digital membuka peluang besar bagi masyarakat, terlebih generasi muda, untuk menyebarkan pesan-pesan positif melalui karya kreatif.
“Dakwah tidak selalu disampaikan melalui mimbar. Hari ini, dakwah juga bisa hadir melalui film, video pendek, dan berbagai konten digital yang mampu menjangkau masyarakat secara lebih luas. Kami berharap kompetisi ini melahirkan karya-karya yang berkualitas dan relevan dengan tantangan zaman,” lanjutnya.
Berdasarkan ketentuan kompetisi, peserta diminta membuat film pendek bergenre drama fiksi keluarga dengan durasi 5 hingga 7 menit. Peserta diberi kebebasan mengembangkan cerita sesuai kreativitas masing-masing selama tetap selaras dengan tema yang ditentukan.
Pendaftaran dan pengumpulan karya dibuka pada 15 Juni hingga 31 Juli 2026. Seluruh karya yang masuk akan dinilai oleh dewan juri untuk menentukan para pemenang.
Panitia menyediakan hadiah Juara I sebesar Rp10 juta, Juara II Rp7 juta, dan Juara III Rp5 juta. Selain itu, akan dipilih satu karya sebagai Juara Favorit berdasarkan jumlah tayangan terbanyak.
Menurut Muchlis, kompetisi ini juga menjadi bagian dari upaya memperkuat ekosistem literasi keagamaan di ruang digital. Melalui film pendek, masyarakat diajak menghadirkan narasi yang menyejukkan, mempererat hubungan keluarga, serta menumbuhkan semangat gotong royong dan kepedulian sosial.
“Kami mengundang para sineas muda, pelajar, mahasiswa, komunitas kreatif, dan masyarakat umum untuk ikut berpartisipasi. Setiap orang memiliki cerita yang dapat menginspirasi dan membawa manfaat bagi banyak orang,” ujarnya.
Informasi mengenai persyaratan peserta, panduan teknis, dan pendaftaran dapat diakses melalui situs https://filmislami.kemenag.go.id/blog/kompetisi-film-islami-2026 Panitia juga akan memberikan pembaruan informasi melalui akun Instagram dan TikTok @syiarbudayaislam.
“Kami berharap kompetisi ini dapat melahirkan karya-karya yang mampu memperkuat ketahanan keluarga Indonesia. Ketika pesan keagamaan disampaikan melalui media yang kreatif dan dekat dengan masyarakat, dampaknya akan lebih luas dan lebih mudah diterima oleh berbagai kalangan,” pungkasnya.*
