Jamin Kehalalan Daging, Kemenag Gelar Pelatihan Juru Sembelih Halal

 Jamin Kehalalan Daging, Kemenag Gelar Pelatihan Juru Sembelih Halal

Ilustrasi

JAKARTA (Mediaislam.id) — Kementerian Agama (Kemenag) meningkatkan kapasitas puluhan Juru Sembelih Halal (Juleha) pada Rumah Pemotongan Hewan (RPH). Langkah ini bertujuan memperkuat ekosistem halal yang berkualitas dan berdampak langsung bagi masyarakat.

Ketua Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) Badan Litbang dan Diklat Kemenag, Efa Ainul Falah, menegaskan bahwa pelatihan ini bertarget jangka panjang. Pengembangan kompetensi peserta harus teruji dan dapat diterapkan langsung di lapangan.

“Melalui pelatihan dan sertifikasi Juleha, Pusbangkom SDM Pendidikan dan Keagamaan berupaya memastikan pengembangan kompetensi tidak berhenti pada ruang kelas, tetapi berlanjut menjadi kompetensi yang dapat diterapkan dan memberikan dampak di tengah masyarakat,” ujar Efa di Jakarta, Kamis (24/9/2026).

Program Pelatihan Terintegrasi Sertifikasi Profesi Juru Sembelih Halal ini diikuti oleh 30 peserta dari wilayah Jabodetabek. Para peserta berasal dari pengelola Rumah Potong Hewan (RPH), Rumah Potong Unggas (RPU), serta petugas DKM Masjid Jami.

Pelatihan terpadu ini diselenggarakan oleh Pusat Pengembangan Kompetensi SDM Pendidikan dan Keagamaan Kemenag bekerjasama dengan Lembaga Pelatihan SDM Halal UIN Syarif Hidayatullah Jakarta dan LSP Kemenag. Kegiatan ini mendapat dukungan penuh dari Departemen Ekonomi dan Keuangan Syariah (DEKS) Bank Indonesia.

Efa menambahkan bahwa skema sertifikasi terintegrasi menjadi standar mutlak agar kompetensi juru sembelih terukur secara objektif. Sinergi lintas lembaga ini amat dibutuhkan dalam mencetak SDM halal yang andal.

“Tidak hanya untuk menghasilkan tenaga kerja yang kompeten, tetapi juga untuk memperkuat ekosistem halal yang dapat memberi manfaat bagi masyarakat dan mendukung pengembangan ekonomi umat,” kata Efa.

Dukungan serupa disampaikan Deputi Direktur DEKS Bank Indonesia, Anna Setyawati. Pihaknya berkomitmen penuh untuk terus mendorong penguatan ekosistem halal dan ekonomi syariah nasional.

“Bank Indonesia terus mendorong penguatan ekosistem halal sebagai bagian dari upaya pemberdayaan dan pengembangan ekonomi syariah,” kata dia.

Menurut Anna, ketersediaan SDM bersertifikat resmi menjadi pilar utama dalam menjamin mutu produk halal. Ia memberikan apresiasi atas kolaborasi strategis antar-lembaga dalam pelaksanaan uji kompetensi ini.

“Kolaborasi lintas lembaga seperti ini diharapkan dapat memperkuat kualitas SDM sekaligus memberikan kontribusi terhadap pengembangan ekosistem halal dan ekonomi syariah secara berkelanjutan,” kata dia.

Profesi Juleha memegang peran krusial dalam menjamin proses penyembelihan hewan agar senantiasa memenuhi syariat Islam serta standar medis.

Materi pelatihan meliputi penerapan syariat Islam, koordinasi kerja, K3 (Keselamatan dan Kesehatan Kerja), serta higiene sanitasi. Setelah pelatihan, para peserta diuji secara langsung oleh LSP Badan Litbang dan Diklat Kemenag untuk mendapatkan sertifikat profesi resmi. []

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

sixteen − seven =