Ikhsan Abdullah: Saatnya Indonesia Terdepan dalam Boikot Produk Terafiliasi Israel

 Ikhsan Abdullah: Saatnya Indonesia Terdepan dalam Boikot Produk Terafiliasi Israel

Dr. H. Ikhsan Abdullah, SH, MH

Jakarta (Mediaislam.id)–Tangis anak-anak Palestina kembali menggugah perhatian dunia. Rekaman video yang beredar luas di media sosial memperlihatkan anak-anak terluka, menangis di tengah reruntuhan bangunan, serta berjuang memperoleh makanan dan air bersih di tengah krisis kemanusiaan yang terus berlangsung.

Founder Indonesia Halal Watch (IHW), Ikhsan Abdullah, menilai penderitaan dan nestapa anak-anak Palestina tidak boleh hanya memunculkan rasa iba, tetapi juga harus mendorong lahirnya aksi nyata dari masyarakat dunia.

“Ketika anak-anak menjadi korban perang, kehilangan keluarga, rumah, dan masa depan mereka, bahkan kehilangan nyawa, dunia tidak boleh tinggal diam. Gerakan boikot adalah salah satu bentuk ikhtiar damai masyarakat sipil untuk menunjukkan keberpihakan kepada nilai-nilai kemanusiaan,” kata Ikhsan Abdullah di Jakarta, Rabu (5/8/2026).

Menurut Ikhsan, meningkatnya kesadaran masyarakat untuk lebih selektif memilih produk sebelum membeli merupakan bentuk solidaritas terhadap rakyat Palestina sekaligus pesan moral kepada pihak-pihak yang dinilai memiliki keterkaitan dengan konflik.

“Boikot bukan sekadar soal ekonomi, tetapi juga pesan moral bahwa masyarakat tidak ingin menjadi bagian dari rantai yang memperpanjang penderitaan bangsa Palestina, khususnya anak-anak yang menjadi korban paling rentan,” ujarnya.

Anak-anak menjadi kelompok yang paling terdampak dalam konflik berkepanjangan di Palestina. Selain menghadapi ancaman terhadap keselamatan jiwa, mereka juga kehilangan tempat tinggal, akses pendidikan, layanan kesehatan, serta berbagai kebutuhan dasar lainnya.

Ikhsan, yang juga Ketua Dewan Pembina Yayasan Generasi Al-Qur’an Nuful Ikhsan, berharap kepedulian masyarakat Indonesia terhadap Palestina terus diwujudkan melalui langkah-langkah yang damai, bertanggung jawab, dan sesuai dengan ketentuan hukum. Menurutnya, solidaritas publik dapat menjadi bagian dari dorongan moral agar masyarakat internasional semakin serius mengupayakan perlindungan terhadap warga sipil dan penghentian krisis kemanusiaan di Palestina.

“Sudah saatnya bangsa Indonesia yang mencintai perdamaian dan menolak segala bentuk penjajahan berada di garda terdepan dalam melakukan gerakan boikot terhadap seluruh produk Israel dan produk yang terafiliasi dengannya,” tegas Ikhsan.*

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

12 − 6 =