Hadiri Pelantikan Pengurus FUHAB, Pramono Tekankan Pentingnya Sinergi Ulama-Umara Jaga Jakarta
Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung dalam pelantikan Pengurus Forum Ulama dan Habaib (FUHAB) DKI Jakarta di Jakarta International Velodrome, Jakarta Timur, Selasa (18/8).
Jakarta (Mediaislam.id) – Sinergi antara pimpinan daerah dan para tokoh agama dituntut tidak sekadar menjadi jargon politik seremonial di panggung kekuasaan.
Hal itu disampaikan Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung saat menghadiri acara pelantikan pengurus Forum Ulama dan Habaib (FUHAB) DKI Jakarta di Jakarta International Velodrome, Jakarta Timur, Selasa (18/8/2026).
Dalam sambutannya, Pramono menekankan bahwa hubungan yang erat antara ulama dan umara (pemerintah) menjadi cerminan utama dari tata kelola pemerintahan yang sehat.
Ia mengapresiasi kontribusi kegiatan keagamaan para ulama yang dinilai konsisten menjaga iklim kemasyarakatan Jakarta tetap kondusif.
“Acara-acara seperti ini pasti akan membuat kenyamanan dalam kehidupan Jakarta semakin hebat,” ujar Pramono.
Pramono memaparkan bahwa Jakarta saat ini memegang predikat sebagai provinsi dengan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) tertinggi di Indonesia, mengungguli Daerah Istimewa Yogyakarta.
Ia mengklaim bahwa pencapaian tersebut membuktikan keberhasilan Pemprov DKI Jakarta dalam mengelola kompleksitas serta dinamika perkotaan yang kian berat.
“Kenapa saya menyampaikan ini? Ini menunjukkan bahwa walaupun Jakarta kompleks, dinamikanya sangat berat, tetapi pemerintah daerah bersama seluruh elemen masyarakat bisa menjaga Jakarta menjadi jauh lebih baik. Dan terutama adalah kehidupan beragama,” katanya.
Pramono turut menyampaikan rasa syukurnya atas komunikasi yang terjalin terbuka antara pemerintah daerah dan para ulama.
Ia meyakini bahwa transparansi komunikasi publik menjadi kunci stabilitas stabilitas kota di tengah himpitan tekanan ekonomi global. “Mudah-mudahan kondisi ini terus bisa kita jaga,” tandasnya.
Ekspansi Struktur Organisasi dan Uji Peran Dakwah
Sementara itu, Ketua Umum DPP FUHAB DKI Jakarta, KH Muhammad Luthfi Zawawi, menambahkan bahwa momentum ini menandai pengukuhan resmi kepengurusan FUHAB periode 2026–2031.
Luthfi menjelaskan bahwa penguatan struktur organisasi kini ditancapkan secara masif hingga tingkat akar rumput, mencakup 267 kelurahan dan 44 kecamatan di DKI Jakarta.
