GERAK Jabar Deklarasikan Perang terhadap Kemaksiatan
Empat Poin Deklarasi GERAK Jabar
Puncak acara ditandai dengan pembacaan Pernyataan Sikap dan Deklarasi GERAK Jabar atas Berbagai Kemaksiatan dan Penyakit Masyarakat yang Meningkat Akhir-Akhir Ini yang disampaikan Mochammad Budiman dari Wahdah Islamiyah Jabar.
Dalam deklarasi tersebut, GERAK Jabar menyatakan empat sikap utama:
Pertama, menyatakan perang terhadap judi, minuman keras, narkoba, LGBT, pinjaman online dan berbagai penyakit masyarakat lainnya serta menolak aktivitas tersebut di lingkungan masyarakat.
Kedua, mendukung pemberantasan penyakit masyarakat, baik secara offline maupun online, termasuk mendukung langkah aparat penegak hukum dan kementerian terkait dalam melakukan penindakan serta pemblokiran terhadap situs dan konten yang mempromosikannya sesuai ketentuan hukum.
Ketiga, melakukan edukasi secara berkelanjutan dengan menginstruksikan masyarakat, kader dan simpatisan GERAK di seluruh Jawa Barat untuk aktif menyosialisasikan bahaya penyakit masyarakat.
Keempat, membuka posko pengaduan warga bagi masyarakat yang mengetahui adanya penyakit masyarakat di lingkungan sekitar agar dapat diteruskan kepada pihak berwenang.
Deklarasi tersebut ditutup dengan penegasan bahwa gerakan tersebut merupakan bentuk tanggung jawab moral untuk menjaga masa depan masyarakat dan generasi muda Jawa Barat.
Dengan deklarasi tersebut, GERAK Jabar menegaskan bahwa agenda melawan penyakit masyarakat tidak berhenti di Taman Tegalega. Bandung disebut sebagai titik awal konsolidasi, sementara deklarasi dan pembentukan jejaring pengaduan ditargetkan bergerak ke berbagai kota dan kabupaten di Jawa Barat.
Dari Tegalega, suara perlawanan terhadap kemaksiatan digaungkan. GERAK Jabar ingin menjadikan deklarasi ini bukan sekadar pernyataan sikap, tetapi awal dari gerakan masyarakat yang lebih luas di seluruh Jawa Barat. (waocid)
