Disaat Warga Gaza Derita Kelaparan, Bantuan Pangan Dihentikan

 Disaat Warga Gaza Derita Kelaparan, Bantuan Pangan Dihentikan

Ilustrasi: Warga Gaza mengantre makanan di Kamp Al-Shaboura, Rafah. [Foto: WHO]

Washington (Mediaislam.id) – Presiden Majelis Umum PBB Dennis Francis menyatakan keprihatinannya setelah Badan Pangan PBB menghentikan pengiriman ke Jalur Gaza bagian utara.

“Ribuan orang di Gaza menderita kelaparan dan kekurangan gizi yang parah, dan pengiriman bantuan dikurangi ketika jumlahnya perlu ditingkatkan,” ujarnya dikutip dari Anadolu Agency, Jumat (23/2/2024).

“Saya mengulangi tuntutan saya dan Majelis Umum PBB yang berulang kali menuntut gencatan senjata kemanusiaan segera. Ini adalah masalah hidup dan mati, termasuk anak-anak yang tidak bersalah,” tulis Dennis Francis di X.

Pernyataannya muncul setelah Program Pangan Dunia PBB (WFP) mengumumkan pada Selasa bahwa mereka menghentikan pengiriman bantuan pangan yang menyelamatkan jiwa ke Gaza utara “sampai kondisi memungkinkan distribusi yang aman.”

“WFP sangat berkomitmen untuk segera menjangkau orang-orang yang putus asa di seluruh Gaza, namun keselamatan dan keamanan untuk menyalurkan bantuan pangan penting – dan bagi orang-orang yang menerimanya – harus dipastikan,” katanya dalam sebuah pernyataan.

Israel telah menggempur Jalur Gaza sejak 7 Oktober. Serangan Israel yang terjadi kemudian telah menewaskan lebih dari 29.410 warga Palestina dan menyebabkan kehancuran massal dan kekurangan kebutuhan pokok. Sementara itu, sekitar 1.200 zionis yang mayoritas tentara diyakini tewas dalam pertempuran melawan Hamas.

Perang Israel di Gaza telah menyebabkan 85% penduduk wilayah tersebut mengungsi di tengah kekurangan makanan, air bersih dan obat-obatan, sementara 60% infrastruktur di wilayah tersebut telah rusak atau hancur, menurut PBB. [ ]

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *