Dakwah Harus Hadir di Masjid, Parlemen dan Pemerintahan

 Dakwah Harus Hadir di Masjid, Parlemen dan Pemerintahan

Ilustrasi

Bogor (Mediaislam.id) – Anggota DPRD Kota Bogor dari Fraksi PKS Dody Hikmawan mengajak Dewan Dakwah Islamiyah Indonesia (DDII) Kota Bogor untuk memperkuat sinergi dengan pemerintah dalam menghadirkan dakwah yang tidak hanya berfokus di masjid, tetapi juga menjangkau ruang-ruang kebijakan dan pelayanan publik.

Ajakan tersebut disampaikan saat memberikan sambutan pada Pelantikan Pengurus Dewan Dakwah Islamiyah Indonesia Kota Bogor Periode 2026–2031 yang digelar di Aula Serbaguna DPRD Kota Bogor, Sabtu (18/7/2026).

Dalam sambutannya, Dody menegaskan bahwa tantangan umat Islam saat ini menuntut dakwah dilakukan secara lebih luas. Menurutnya, dakwah tidak cukup hanya melalui ceramah di tengah masyarakat, tetapi juga perlu hadir di parlemen, pemerintahan, serta berbagai sektor strategis yang bersentuhan langsung dengan kehidupan masyarakat.

“Umat Islam sebagai mayoritas di Indonesia penting untuk bukan hanya berdakwah di masyarakat dan di masjid-masjid, tetapi juga menghadirkan dakwah di parlemen dan di lingkungan eksekutif,” ujarnya.

Dody mengatakan, pandangan tersebut sejalan dengan pemikiran ulama besar seperti Ibnu Khaldun dan Imam al-Mawardi, yang menekankan pentingnya peran pemerintahan dalam menjaga dan menguatkan kehidupan masyarakat. Karena itu, menurutnya, nilai-nilai Islam perlu diwujudkan tidak hanya melalui dakwah di tengah masyarakat, tetapi juga melalui kebijakan dan tata kelola pemerintahan yang membawa kemaslahatan.

Ia menjelaskan, DPRD Kota Bogor terus berupaya menghadirkan kebijakan yang memberikan manfaat bagi masyarakat melalui fungsi legislasi, penganggaran, dan pengawasan. Berbagai peraturan daerah yang telah disusun, menurutnya, merupakan bagian dari ikhtiar menghadirkan kemaslahatan bagi warga Kota Bogor.

Dody juga mengajak DDII Kota Bogor untuk mengambil peran lebih besar dalam pembinaan masyarakat, termasuk memperkuat nilai-nilai keagamaan di lingkungan aparatur sipil negara (ASN). Menurutnya, kolaborasi antara organisasi dakwah dan pemerintah akan menjadi modal penting dalam membangun masyarakat yang religius sekaligus berkarakter.

Selain dakwah melalui pendidikan dan pembinaan, Dody menilai pemberdayaan ekonomi umat juga perlu menjadi perhatian. Ia berharap semakin banyak lahir pengusaha Muslim yang mampu memberikan kontribusi nyata bagi kesejahteraan masyarakat. Menurutnya, dakwah akan semakin kuat apabila diiringi dengan kemandirian ekonomi umat.

Dalam kesempatan tersebut, Dody juga menyinggung pentingnya sinergi dalam menghadapi berbagai persoalan sosial yang berkembang di masyarakat. Ia menyebut DPRD Kota Bogor akan terus menjalankan fungsi pengawasan sekaligus mendorong lahirnya kebijakan yang mendukung terciptanya kehidupan masyarakat yang aman, tertib, dan berlandaskan nilai-nilai moral.

Menutup sambutannya, Dody mengucapkan selamat kepada seluruh pengurus Dewan Dakwah Islamiyah Indonesia Kota Bogor periode 2026–2031 yang baru dilantik. Ia berharap kepengurusan baru mampu menjalankan amanah dengan baik serta memperkuat kolaborasi dengan Pemerintah Kota Bogor dan seluruh elemen masyarakat dalam menghadirkan dakwah yang memberi manfaat luas bagi umat.

Pelantikan Pengurus Dewan Dakwah Islamiyah Indonesia Kota Bogor periode 2026–2031 diselenggarakan oleh DDII Kota Bogor dan dihadiri para ulama, tokoh masyarakat, jajaran Pemerintah Kota Bogor, serta berbagai organisasi kemasyarakatan Islam. (suhail)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

6 + sixteen =