BAZNAS Buka Beasiswa Cendekia Timur Tengah 2026 untuk 300 Mahasiswa, Simak Persyaratannya
Jakarta (Mediaislam.id)–Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI resmi membuka pendaftaran Beasiswa Cendekia BAZNAS (BCB) Timur Tengah 2026 bagi mahasiswa Indonesia yang sedang menempuh jenjang sarjana (S1) dan magister (S2). Beasiswa ini menyasar para pelajar di delapan negara kawasan Timur Tengah, yakni Mesir, Libya, Maroko, Tunisia, Turki, Suriah, Yordania, dan Yaman.
Ketua BAZNAS RI, Dr. Ir. H. Sodik Mudjahid, M.Sc., menuturkan bahwa pihaknya menargetkan ratusan penerima manfaat dengan dukungan dana lebih dari Rp 8,1 miliar.
“Tahun 2026, BAZNAS menargetkan 300 mahasiswa penerima Beasiswa Cendekia BAZNAS (BCB) Timur Tengah dari seluruh provinsi di Indonesia. Untuk pelaksanaan program BCB Timur Tengah 2026, BAZNAS menyiapkan alokasi anggaran sebesar Rp8.162.500.000 untuk jangka waktu dua tahun atau 24 bulan,” ujar Sodik dalam sambutan peluncuran program BCB Timur Tengah 2026 di Kairo, Mesir, yang disiarkan secara langsung via kanal YouTube BAZNAS TV, Selasa (27/10/2026).
Dikutip dari laman BAZNAS, Sodik menjelaskan, program ini dihadirkan sebagai wujud komitmen BAZNAS dalam menjaga keberlanjutan studi generasi muda di luar negeri demi mencetak insan unggul, berakhlak, dan berdaya saing global menuju visi Indonesia Emas 2045.
Para penerima beasiswa nantinya berhak memperoleh bantuan uang saku sebesar Rp 1 juta per bulan selama maksimal dua tahun (24 bulan). Tak hanya itu, mahasiswa terpilih juga akan mendapatkan seragam pakaian dinas harian (PDH), pembinaan melalui sesi mentoring bulanan, serta sokongan dana guna mengikuti kompetisi atau konferensi tertentu.
Proses pendaftaran program ini dibuka mulai 28 Oktober hingga 9 November 2026. Calon peserta dapat mempelajari panduan dan format berkas melalui tautan bazna.as/JuknisBCBTimteng2026 serta mengirimkan berkas pendaftaran via laman bazn.as/DaftarBCBTimteng2026.
Bagi mahasiswa yang berminat mengajukan diri, berikut rincian syarat dan ketentuan BCB Timur Tengah 2026:
1. Warga Negara Indonesia (WNI), dibuktikan dengan KTP dan Kartu Keluarga (KK).
2. Muslim/Muslimah, laki-laki maupun perempuan.
3. Mahasiswa aktif tingkat 1–4, dibuktikan dengan isbat qayyid atau surat keterangan aktif dari kampus yang masih berlaku.
4. Diutamakan jenjang S1 dan terbuka jenjang S2.
5. Tidak sedang menerima beasiswa dari pihak lain.
6. Belum menikah dan bersedia tidak menikah selama menerima beasiswa.
7. Berprestasi baik secara akademik maupun non-akademik.
8. Memiliki hafalan Al-Qur’an.
9. Melengkapi seluruh dokumen administrasi yang dipersyaratkan.*
