MUI Mustikajaya Dilantik, Ketua MUI Kota Bekasi Tekankan Program Nyata

 MUI Mustikajaya Dilantik, Ketua MUI Kota Bekasi Tekankan Program Nyata

Bekasi (Mediaislam.id)–Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kecamatan Mustikajaya, Kota Bekasi, melantik kepengurusan baru masa khidmah 2026–2031 di Aula MTs Al Chaeriyah, Cimuning, Mustikajaya, Bekasi, Kamis (29/10/2026). Pengurus baru diharapkan memperkuat peran MUI dalam membina umat dan menghadirkan program yang nyata di tengah masyarakat.

Pelantikan tersebut dihadiri Ketua MUI Kota Bekasi KH Saifuddin Siroj, Sekretaris Umum MUI Kota Bekasi Ustaz Norhakim, Camat Mustikajaya Maka Nachrowi, serta para lurah di wilayah Cimuning dan Padurenan. Hadir pula perwakilan kepolisian, Kepala Kantor Urusan Agama (KUA) Mustikajaya, dan tokoh masyarakat H. Zaini.

Ketua pelaksana, Ustaz Adhitya Nugroho, melaporkan tingkat kehadiran dan keikutsertaan dalam kegiatan tersebut mencapai lebih dari 95 persen. Ia juga menyampaikan rasa syukur karena rangkaian pelantikan berjalan lancar dan sukses.

Prosesi pelantikan dipandu Sekretaris Umum MUI Kota Bekasi dengan pembacaan surat keputusan, dilanjutkan dengan baiat serta pengukuhan dan pelantikan pengurus MUI Kecamatan Mustikajaya oleh Ketua MUI Kota Bekasi KH Saifuddin Siroj.

Dalam sambutannya, Saifuddin berharap kepengurusan baru dapat meningkatkan harkat dan martabat MUI di tengah umat serta memperkuat perannya dalam kehidupan masyarakat.

“Diharapkan pengurus baru dapat meningkatkan harkat martabat MUI di keummatan dan menguatkan peran MUI di tengah kehidupan masyarakat,” ujarnya.

Ia juga menekankan pentingnya pemahaman organisasi untuk mendukung pengelolaan yang profesional dan akuntabel. Menurut dia, pencatatan dan dokumentasi keuangan harus dilakukan secara transparan, disertai program yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

Saifuddin meminta MUI Kecamatan Mustikajaya memberikan perhatian pada pengembangan ekonomi umat dan penguatan akidah Islam. Kedua aspek tersebut, menurut dia, perlu menjadi perhatian dalam menjawab berbagai persoalan umat dan sosial.

Ia juga mengingatkan pengurus agar menjawab pertanyaan masyarakat mengenai peran dan kontribusi MUI melalui kerja nyata dan program yang jelas.

Pengurus MUI, lanjut dia, perlu menghindari ego sektoral dengan membawa kepentingan organisasi kemasyarakatan (ormas) masing-masing. Seluruh pengurus diharapkan melebur dalam satu kesatuan di bawah bendera MUI.

Sementara itu, Ketua MUI Kecamatan Mustikajaya yang baru dilantik, Ustaz Zainal Abidin, mengatakan tantangan yang dihadapi MUI di wilayahnya cukup banyak dan kompleks. Karena itu, ia mengharapkan kekompakan serta sinergi seluruh pengurus agar berbagai arahan dan harapan Ketua MUI Kota Bekasi dapat diwujudkan melalui program konkret.

“Kami berharap peran dan sinergi dari semua pengurus kompak sehingga yang dipaparkan dan diharapkan Ketua MUI Kota, oleh kita bersama dapat dilakukan dengan program yang nyata,” kata Zainal.

Camat Mustikajaya Maka Nachrowi juga mengajak seluruh pihak untuk bekerja sama dalam mendukung peran ulama di tengah masyarakat.

Ia berharap tema pelantikan, yakni Mengokohkan Peran Ulama sebagai Khadimat Umat dan Mitra Pemerintah dalam Menjaga Ukhuwah dan Perdamaian, dapat diwujudkan dalam kehidupan masyarakat.

Tokoh masyarakat H. Zaini turut menyampaikan apresiasi dan ucapan selamat kepada pengurus MUI Kecamatan Mustikajaya yang baru dilantik. Ia mengingatkan pentingnya menjaga kelestarian lingkungan, termasuk mendorong sekolah dan pondok pesantren untuk turut mencegah pencemaran, terutama melalui pengelolaan sampah.

Zaini juga menekankan pentingnya kehadiran dan pengabdian MUI di tengah masyarakat.

Pelantikan ini diharapkan menjadi momentum bagi kepengurusan MUI Kecamatan Mustikajaya untuk memperkuat ukhuwah, meningkatkan pelayanan kepada umat, serta membangun sinergi dengan pemerintah dan berbagai elemen masyarakat.

Semangat kebersamaan tersebut sejalan dengan firman Allah SWT dalam Al-Qur’an surah Ash-Shaff ayat 4 yang menggambarkan orang-orang yang berjuang di jalan-Nya dalam barisan teratur seperti bangunan yang kokoh.*

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

5 × four =