Hadiri Haul Pendiri Bangsa di Istiqlal, Pramono Anung Tegaskan Komitmen Dukung Masyarakat Kelas Bawah

 Hadiri Haul Pendiri Bangsa di Istiqlal, Pramono Anung Tegaskan Komitmen Dukung Masyarakat Kelas Bawah

Gubernur Pramono Anung menghadiri doa keselamatan dan Haul Pendiri Bangsa di Masjid Istiqlal, Jakarta Pusat, Ahad (9/8). malam.

Jakarta (Mediaislam.id)-Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menegaskan komitmennya untuk terus mendukung kelompok masyarakat kelas bawah melalui berbagai program bantuan sosial dan pendidikan.

Penegasan tersebut disampaikan Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, saat menghadiri Doa Keselamatan dan Haul Pendiri Bangsa dalam rangka HUT ke-81 Republik Indonesia di Masjid Istiqlal, Jakarta Pusat, Ahad (9/8) malam.

Dalam kesempatan tersebut, Pramono memaparkan capaian kebijakan Pemprov DKI Jakarta yang telah menggelontorkan anggaran hingga triliunan rupiah untuk sektor pendidikan. Kebijakan ini menyasar ratusan ribu pelajar hingga mahasiswa dari keluarga kurang beruntung di ibu kota.

“Total anggaran untuk itu kurang lebih Rp 4,8 triliun. Program ini digulirkan karena kelompok yang kelas bawah tidak beruntung, harus mendapatkan kemudahan dalam mengenyam pendidikan formal,” ujar Pramono.

Ia menjelaskan bahwa anggaran tersebut dialokasikan untuk program Kartu Jakarta Pintar (KJP) yang menjangkau sekitar 707.420 pelajar SD hingga SMK. Selain itu, Pemprov DKI Jakarta juga memberikan beasiswa pendidikan kepada 15.920 mahasiswa.

Selain sektor pendidikan, Pramono menyinggung program transportasi gratis bagi 15 golongan warga Jakarta. Penerima manfaat dapat menggunakan moda transportasi massal seperti MRT, LRT, Transjakarta, Transjabodetabek, hingga JakLingko tanpa dipungut biaya.

Pramono mengawali sambutannya dengan menyampaikan rasa terima kasih kepada pihak panitia yang telah memilih Jakarta sebagai lokasi penyelenggaraan acara akbar tersebut. Ia berharap kegiatan bernilai spiritual ini dapat kembali digelar di ibu kota pada tahun mendatang.

“Saya sebagai Gubernur Jakarta menyampaikan terima kasih, selamat datang di Jakarta bagi yang mungkin berasal jauh dari Jakarta,” kata Pramono mengawali sambutannya.

Agenda nasional ini menghadirkan ulama karismatik Luthfi bin Yahya asal Pekalongan, Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan, serta Menteri Agama Nasaruddin Umar. Turut hadir para tokoh lintas agama, cucu dan cicit pendiri bangsa, hingga rektor dari berbagai perguruan tinggi.

Sekjen PBNU sekaligus PP Jatman Ahlu Sunnah Wal Jamaah, Helmy Faishal, menambahkan bahwa kegiatan ini bertujuan mendoakan para pahlawan sekaligus mempererat tali silaturahmi antarumat beragama. Kegiatan ini dihadiri sekitar 120 jemaah yang datang dari berbagai pelosok daerah, seperti Pulau Jawa, Madura, Kalimantan, hingga Sumatra.

“Kegiatan dihadiri sekitar 120 jemaah dari berbagai daerah di Indonesia. Seperti Pulau Jawa, Madura, Kalimantan, Sumatra, dan sebagainya,” katanya.

Menurut Helmy, menghormati dan mendoakan para pejuang bangsa merupakan hal mendasar yang harus dirawat. Oleh karena itu, para keturunan pendiri bangsa serta tokoh lintas agama turut diundang untuk berdoa bersama.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

4 × three =