Pangeran William, Keluarga Kerajaan Inggris yang Pertama Kali Bersuara soal Gaza
Pangeran William [Reuters]
Jakarta (MediaIslam.id) – Pangeran William menjadi sosok pertama dari Kerajaan Inggris yang ber4bicara tentang Gaza, Palestina saat ini.
Secara terbuka, ia menyerukan Israel dan Hamas menghentikan segera peperangan di Jalur Gaza Palestina menyusul korban tewas yang terus bertambah.
Pernyataan langka ini diutarakan William saat mengunjungi Palang Merah London pada Selasa (20/02) lalu. Dalam kesempatan itu, William mendesak “penghentian peperangan sesegera mungkin.”
“Skala penderitaan manusia (di Gaza) telah mendesak akan perdamaian di wilayah tersebut di mana sudah terlalu banyak orang yang terbunuh,” ucap William.
“Kadang-kadang, hanya ketika dihadapkan dengan besarnya penderitaan manusia baru lah kita sadar akan pentingnya perdamaian yang permanen,” papar sang pewaris takhta Kerajaan Inggris tersebut menambahkan.
Ini merupakan pernyataan perdana dari anggota keluarga Kerajaan Inggris yang vokal menanggapi agresi brutal Israel di Jalur Gaza Palestina. Semua orang tahu, Inggris adalah negara yang membidani lahirnya Israel.
“Saya, seperti banyak orang lainnya, ingin mengakhiri pertempuran ini sesegera mungkin,” kata William seperti dikutip Al Jazeera.
“Ada kebutuhan mendesak untuk meningkatkan dukungan kemanusiaan ke Gaza. Sangat penting bagi bantuan untuk masuk dan para sandera dibebaskan.”
Pangeran William, lahir pada 21 Juni 1982. Ia adalah anak tertua dari Charles III dan Putri Diana. Ia menjadi pewaris tahta kerajaan Inggris sejak pengangkatan ayahnya menjadi raja.
