Zionis Israel Larang Syekh Ikrimah Sabri Masuki Masjid Al-Aqsha
Syekh Ikrimah Sabri (84)
“Namun, Sabri tersebut hanya menyampaikan belasungkawa kepada keluarga para syuhada atas kematian putra-putra mereka, menggunakan kata-kata simpati dan belasungkawa yang biasa digunakan oleh semua orang.”
Pengacara tersebut bersikeras bahwa dakwaan tersebut adalah “salah satu bentuk perang agama yang dilancarkan oleh otoritas Israel terhadap konsep-konsep agama Islam yang berasal dari Al-Qur’an dan Sunnah Nabi.”
Ia menunjukkan bahwa Israel memerangi konsep-konsep agama ini, yang “belum pernah terjadi sebelumnya” dalam hukum pidana domestik atau internasional.
“Secara implisit diketahui bahwa konsep-konsep keagamaan tidak termasuk dalam pembahasan hukum pidana, dan bahwa hukum tidak berlaku bagi konsep-konsep tersebut karena konsep-konsep tersebut berasal dari iman dan kepercayaan,” tambah Zabarqa.
“Pihak berwenang tidak dapat mengkriminalisasi konsep-konsep keagamaan atau mencoba mengkriminalisasinya dan menyerahkannya kepada sistem peradilan.” kata dia.
Syekh Sabri adalah tokoh Palestina yang sangat resmi dan terkemuka yang memenuhi peran keagamaan, sosial, intelektual, dan pendidikannya dalam masalah Yerusalem, Masjid Al-Aqsa, dan masyarakat Palestina secara keseluruhan. []
