Workshop Pusat Informasi dan Konseling Remaja LPPAR DPP Wahdah Islamiyah

 Workshop Pusat Informasi dan Konseling Remaja LPPAR DPP Wahdah Islamiyah

Kegiatan ini mengangkat tema “Kepribadian yang kuat membuat saya percaya diri dan berguna” dengan membahas materi tentang Konselor Sebaya dan Kepribadian, Keterampilan Dasar Konseling, Program Kerja PIK-R dan Psikologi Remaja.

Ketua LPPAR DPP Wahdah Islamiyah Ustaz Hendra Muhammad Ismail, S.Pd.I mengatakan bahwa kegiatan ini diadakan yang Insya Allah akan menjadi relawan-relawan yang ada disekolah untuk membantu dalam melakukan pendekatan dan mencarikan solusi atas berbagai problem yang dihadapi oleh temannya di sekolah.

“Kadang sesama teman ketika mengalami masalah akan lebih enjoy dan santai ketika bercerita sesama teman sebayanya. Sehingga melalui pembinaan PIK-R akan dapat memberikan solusi atas masalah yang dihadapi temannya sendiri atau sebayanya,” imbuhnya.

“PIK-R sendiri memiliki tugas untuk menjadi pusat informasi dan konseling remaja yang ada disekolah baik SMP dan SMA, dan juga menjadi wadah untuk memberikan bantuan dan solusi atas masalah yang dihadapi,” tambahnya.

Dalam sesi materi, Ustaz Alimuddin, S.Pd., Gr selaku Sekretaris LPPAR DPP Wahdah Islamiyah dan Guru BK SMPIT Wahdah Islamiyah memaparkana tentang fungsi dan tugas dari PIK-R.

“PIK-R adalah tenaga profesional yang direkrut (dari anggota komunitas) dan diberi latihan khusus untuk menjalankan fungsi dan tugas pelayanan bantuan terhadap sejawat sebaya lainnya. Serta bekerja di bawah supervisi dan konsultansi konselor atau pembina (terlatih di bidang BK) yang bertindak sebagai supervisor dan konsultan,” ujarnya.

Pada sesi materi yang lainnya, Ustaz Amirullah, S.Pd., M.Pd menyampaikan tentang beberapa karasteristik remaja yang memiliki banyak kelebihan.

“Ciri utama remaja meliputi pertumbuhan fisik yang pesat dan kesadaran diri yang tinggi, dan selalu tertarik untuk mencoba sesuatu yang baru. Remaja bukanlah masa berakhirnya terbentuk kepribadian akan tetapi merupakan salah satu tahap utama dalam pembentukan kepribadian seseorang,” terangnya.

Dosen BK Universitas Negeri Makassar tersebut juga menyampaikan bahwa Islam sangat memperhatikan usia remaja atau pemuda. Sebagaimana para sahabat Nabi yang dijamin masuk syurga adalah mayoritas pemuda.

“Dalam pandangan Islam sebagaimana dikisahkan dalam Al-Qur’an bahwa pemuda adalah fase yang penting dan memiliki kedudukan serta kemuliaan dalam Islam. Sehingga sangat penting dimanfaatkan sebaik-baiknya, karena mengabaikan dan bahkan menyia-nyiakan fase ini adalah awal dari bencana yang lebih mengancam,” tegasnya.*

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *