UNRWA: 235 Ribu Warga Gaza Terdampak Musim Dingin

 UNRWA: 235 Ribu Warga Gaza Terdampak Musim Dingin

Kondisi tenda-tenda pengungsi di Gaza akibat hujan dan badai musim dingin ekstrem.

Gaza (Mediaislam.id) – Badan PBB untuk Pengungsi Palestina (UNRWA) mengungkapkan, sedikitnya 235.000 warga Palestina di gaza terdampak oleh krisis “buatan manusia” setelah sistem cuaca bertekanan rendah menghantam wilayah kantong yang dilanda genosida Zionis Israel tersebut.

Dalam pernyataannya di platform media sosial X pada Senin (29/12/2025), Komisaris Jenderal UNRWA Philippe Lazzarini mengatakan, berbulan-bulan perang dan pengungsian telah memaksa warga Gaza hidup di tengah reruntuhan bangunan, tempat perlindungan darurat, serta tenda-tenda yang rapuh.

“Meskipun Badai Byron yang melanda Gaza pada 10 Desember merupakan bencana alam. Namun, dampaknya sepenuhnya bersifat buatan manusia,” tulis Lazzarini.

Menurut data Shelter Cluster Gaza yang dikutip UNRWA, hujan lebat dan angin kencang yang dipicu oleh sistem cuaca bertekanan rendah antara 10-17 Desember menyebabkan 17 bangunan runtuh serta merusak lebih dari 42.000 tenda dan tempat tinggal darurat, baik secara penuh maupun sebagian.

Sementara itu, gelombang baru tekanan cuaca rendah kembali menghantam Gaza sejak akhir pekan lalu. Otoritas pertahanan sipil setempat melaporkan dua orang tewas dan puluhan ribu tenda tercerabut akibat cuaca ekstrem tersebut.

Kondisi tersebut semakin membahayakan warga Palestina yang mengungsi dan terpaksa tinggal di tenda-tenda usang atau bangunan berisiko tinggi yang telah rusak parah akibat serangan berulang Israel sejak Oktober 2023. [Anadolu]

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

1 + 2 =