Ulama Palestina Berduka atas Gugurnya Pemimpin Gerakan
Palestina (Mediaislam.id) – Asosiasi Ulama Palestina menyampaikan duka cita atas gugurnya sejumlah pemimpin Palestina, seraya menegaskan bahwa kematian mereka terjadi dalam konteks pertempuran yang menghidupkan kembali makna kebanggaan dan martabat, serta berkontribusi pada pembaruan kehadiran perjuangan Palestina dalam nurani bangsa.
Dalam pernyataan resminya, Asosiasi Ulama Palestina menyebut para pemimpin yang gugur telah mencapai kemartiran dalam keadaan teguh memegang komitmen, berada di garis terdepan perjuangan, serta memiliki wawasan yang luas. Menurut pernyataan tersebut, mereka merupakan teladan kepemimpinan yang memadukan pemahaman mendalam terhadap tujuan hukum Islam dengan persiapan yang matang, serta kemurnian niat yang disertai perencanaan yang bijaksana.
Asosiasi Ulama Palestina menyebutkan nama-nama pemimpin yang mereka dukacitakan, yakni Muhammad Sinwar, Muhammad Shabana, Hakam al-Issa, Raed Saad, serta Hudhaifa al-Kahlout, yang dikenal sebagai Abu Ubaida, mantan juru bicara Brigade Izz ad-Din al-Qassam.
Dalam pernyataan itu ditegaskan bahwa penargetan dan pembunuhan terhadap para pemimpin tersebut tidak akan menghapus nilai-nilai yang mereka junjung tinggi, juga tidak akan menggagalkan jalan perjuangan yang telah mereka bangun. Asosiasi menekankan bahwa akumulasi kesadaran, organisasi, dan pendidikan yang telah tertanam dalam tubuh perjuangan Palestina terlalu dalam untuk dapat dihapus melalui pembunuhan atau penghilangan paksa.
Asosiasi Ulama Palestina menambahkan bahwa kesetiaan sejati kepada para martir tidak berhenti pada ungkapan duka, melainkan diwujudkan melalui pelestarian jalan yang telah mereka tempuh. Jalan tersebut, menurut pernyataan itu, berlandaskan keteguhan terhadap kebenaran, kepatuhan pada hukum Islam, kesadaran akan konsekuensi perjuangan, serta penolakan terhadap segala tindakan yang dapat merusak tujuan luhur dari pengorbanan para martir.
Dalam konteks yang sama, Gerakan Perlawanan Islam (Hamas) pada Senin juga menyampaikan duka atas gugurnya lima pemimpinnya, termasuk Hudhaifa al-Kahlout atau Abu Ubaida, mantan juru bicara Brigade Izz ad-Din al-Qassam, sayap militer Hamas.
sumber: infopalestina
