UIKA Bogor Sukses Gelar Seminar International
Bogor (Mediaislam.id) — Universitas Ibn Khaldun (UIKA) Bogor sukses menyelenggarakan International Workshop on Wealth Management from an Islamic Perspective: Insights from Southeast Asian Universities pada 15–16 Juni 2026 di Kampus UIKA Bogor. Kegiatan yang menjadi bagian dari rangkaian Milad ke-65 UIKA ini juga menandai lahirnya International Network of Islamic Wealth Management Education (IN-IWME), jaringan akademik internasional yang berfokus pada pengembangan pendidikan manajemen kekayaan Islam.
Workshop tersebut merupakan hasil kolaborasi Sekolah Pascasarjana (SPs) dan Fakultas Agama Islam (FAI) UIKA Bogor bersama International Islamic University Malaysia (IIUM), International Institute of Islamic Economics and Finance (IIIEF), serta International Federation of Islamic Economics and Finance Institutions (FIEIF).
Pembukaan acara diawali sambutan Ketua Panitia Milad ke-65 UIKA sekaligus Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Dakwah UIKA Bogor, Hambari, M.A., Ph.D. Acara kemudian dibuka secara resmi oleh Wakil Rektor Bidang Pengelolaan Sumberdaya UIKA Bogor, Assoc. Prof. Dr. Budi Susetyo, M.Sc., yang mewakili Rektor UIKA Bogor. Turut hadir Wakil Rektor Bidang Kerja Sama dan Inovasi UIKA Bogor Prof. Dr. Widyasari, M.Pd., serta Ketua International Office (INCO) UIKA Bogor, Dr. Popy Novita Pasaribu.
Workshop internasional tersebut dikoordinasikan oleh Assoc. Prof. Dr. Qurroh Ayuniyyah, M.Ec., selaku Ketua Panitia sekaligus Wakil Direktur Bidang Sumberdaya, Kerja Sama, dan Dakwah Sekolah Pascasarjana UIKA Bogor.
Pada sesi pembukaan juga dilakukan penandatanganan Implementation of Arrangement (IA) antara Sekolah Pascasarjana dan Fakultas Agama Islam UIKA Bogor dengan Kulliyyah of Economics and Management Sciences (KENMS) International Islamic University Malaysia (IIUM). Kerja sama tersebut menjadi landasan formal penguatan kolaborasi akademik kedua institusi.
Workshop diikuti lebih dari 65 peserta secara luring dan antara 80 hingga 120 peserta secara daring melalui Zoom yang berasal dari berbagai perguruan tinggi dan institusi dari dalam maupun luar negeri. Tingginya partisipasi peserta menunjukkan besarnya minat terhadap pengembangan pendidikan manajemen kekayaan Islam di kawasan Asia Tenggara.
Tiga keynote speaker tampil dalam kegiatan ini, yakni Direktur Sekolah Pascasarjana UIKA Bogor Assoc. Prof. H. Hendri Tanjung, Ph.D., Assoc. Prof. Dr. Nor Azizan Binti Che Embi dari Department of Finance KENMS IIUM Malaysia, serta Assoc. Prof. Dr. Fuadah Binti Johari dari Islamic Finance and Wealth Management Institute Universiti Sains Islam Malaysia (USIM).
Workshop dibagi ke dalam tiga sesi utama. Sesi pertama bertema *Industry Integration, Sustainability, and Future Directions* menghadirkan CEO Federation of Investment Managers Malaysia (FIMM), Kaleon Leong, Prof. Dr. Murniati Mukhlisin dari Tazkia University dan Sakinah Finance Indonesia, serta Prof. Dr. Irfan Syauqi Beik dari IPB University.
Sesi kedua bertajuk *Innovative Pedagogies and Digital* menampilkan Dr. Mohd Khairy Kamarudin dari Universiti Teknologi Malaysia (UTM), Dr. Adnan Alfariti dari Fatoni University Thailand, serta Assoc. Prof. Dr. Muhammad Rizky Prima Sakti dari University College of Bahrain. Sesi ini dimoderatori oleh Sekretaris Program Doktor Ekonomi Islam UIKA Bogor, Assoc. Prof. Dr. Abrista Devi.
Adapun sesi ketiga mengangkat tema *Curriculum Models from Southeast Asian Universities* dengan menghadirkan Dr. Fatimah Noor Rashidah Mohd Sofian dari IIUM, Dr. Nurhafiza Abdul Kader Malim dari Universiti Sains Malaysia (USM), serta Dr. Suhaili Al Ma’amundari dari Universiti Kebangsaan Malaysia (UKM).
Puncak kegiatan pada hari kedua ditandai dengan penandatanganan Letter of Intent (LoI) pembentukan International Network of Islamic Wealth Management Education (IN-IWME). Sebanyak 16 lembaga dari Indonesia, Malaysia, dan Bahrain bergabung dalam jaringan tersebut guna memperkuat kolaborasi internasional dalam bidang pendidikan, penelitian, dan pertukaran pengetahuan mengenai manajemen kekayaan Islam.
Workshop resmi ditutup oleh Deputy Rector for Research, Innovation and Development IIUM Malaysia, Prof. Dr. Mohamed Aslam Mohamed Haneef. Dalam kesempatan tersebut, apresiasi khusus diberikan kepada Assoc. Prof. Dr. Marhanum Binti Che Mohd Salleh dari IIUM yang dinilai memiliki peran penting dalam terwujudnya kegiatan internasional tersebut.
Melalui penyelenggaraan workshop dan pembentukan IN-IWME, UIKA Bogor semakin memperkuat posisinya sebagai salah satu pusat pengembangan keilmuan ekonomi dan keuangan Islam di tingkat internasional, sekaligus memperluas jejaring akademik global dalam bidang manajemen kekayaan Islam. []
