Syekh Abdul Qadir Al-Jazairi, Ulama dan Pejuang Aljazair

 Syekh Abdul Qadir Al-Jazairi, Ulama dan Pejuang Aljazair

Syekh Abdul Qadir Al-Jazairi

Itulah jawaban seorang alim dan mujahid! Jawabannya seperti petir yang menakutkan panglima kafir dan sesat itu.

Sesungguhnya Abdul Qadir, tidak seperti para pemimpin-pemimpin lain yang gemetar ketika mendapatkan ancaman dan tekanan. Dia juga tidak seperti mereka yang hanya duduk di kursi pemerintahan yang enggan meninggalkan kedudukannya, tapi jika diancam dan diserang, langsung tunduk dan bertekuk lutut untuk menjaga kursi kedudukan yang sementara itu.

Pada saat itulah, Syekh Abdul Qadir menyerukan untuk berjihad dan seruannya itu dijawab oleh tentara-tentara beriman, penolong Islam, dan partai Allah, yaitu berjihad melawan pasukan kafir, sekutu penjajah dan partai syetan. Jihadnya ini berlangsung hingga tujuh belas tahun dan seruannya ini merupakan seruan pertama kali untuk memicu api perang suci melawan orang-orang kafir

Peperangan terus berlangsung, kemenangan kadang ada pada Islam dan kadang pula Islam mengalami kekalahan. Kemudian para Mujahidin dari penduduk Aljazair terus melangsungkan perjuangan dan setiap ada seorang mujahid yang mati syahid, maka muncul mujahid lain menduduki posisinya.

Para ulama memegang kendali dalam jihad itu, mulai dari Syekh Abu Maghza, Syekh Abu Baghlah, Syekh Al-Haddaad, Syekh Muhammad Al-Maqrani, hingga Syekh Abu Amaamah. Bendera perjuangan terus berkibar hingga akhirnya mereka mendapatkan kemerdekaan dan akhir perjuangan itu menghasilkan bentuk negara Islam seperti yang kita saksikan sekarang di negara Aljazair.[]

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

one × 2 =