Prof Irfan: Terus Suarakan Bela Palestina

 Prof Irfan: Terus Suarakan Bela Palestina

Prof. Dr. Irfan Syauqi Beik SP, MSc, Ec

Bogor (Mediaislam.id) – Pakar Ekonomi Syariah Prof. Dr. Irfan Syauqi Beik menegaskan pentingnya penggunaan hak berpendapat oleh masyarakat Indonesia untuk terus membela perjuangan kemerdekaan Palestina, khususnya terkait sikap Indonesia dalam keikutsertaannya pada Board of Peace yang digagas Amerika Serikat.

Menurut Irfan, dukungan terhadap Palestina bukan sekadar isu politik luar negeri, melainkan panggilan konstitusi, agama, dan kemanusiaan. Ia menekankan bahwa Indonesia harus tetap konsisten memperjuangkan kemerdekaan Palestina dalam berbagai forum dan kebijakan internasional.

“Kita harus tetap memperjuangkan kemerdekaan Palestina. Itu adalah panggilan konstitusi, panggilan agama, sekaligus panggilan kemanusiaan,” ujarnya dalam kajian di Masjid Ibn Khaldun, Bogor, pada Ahad (1/2/2026).

Dalam pemaparannya, Irfan juga menyoroti pentingnya kekuatan negara, termasuk kekuatan militer, agar Indonesia tidak dipandang sebelah mata oleh negara lain. Menurutnya, sikap politik luar negeri yang tegas, termasuk dukungan kepada Palestina, akan lebih diperhitungkan apabila Indonesia memiliki posisi strategis dan kekuatan yang memadai.

“Kita harus punya kekuatan militer agar menjadi negara kuat dan tidak dianggap enteng. Dengan kekuatan itu, ketika kita bersikap mendukung Palestina, sikap tersebut akan lebih dipertimbangkan,” jelasnya.

Ia menegaskan bahwa masyarakat memiliki hak dan kewajiban untuk terus mengkritisi setiap kebijakan atau langkah yang dinilai melenceng dari prinsip keadilan dan kemanusiaan. Kritik, menurutnya, merupakan bagian dari kebebasan berpendapat yang dijamin oleh konstitusi.

“Dalam konteks jaminan kebebasan berpendapat, tugas kita adalah terus mengkritisi. Itu hak kita semua dan dijamin oleh konstitusi,” kata Dekan IPB University itu.

Lebih lanjut, Irfan mengingatkan hubungan historis antara Indonesia dan Palestina. Palestina, kata dia, merupakan negara yang pertama kali mengakui kemerdekaan Indonesia.. Oleh karena itu, membela Palestina juga merupakan wujud rasa syukur dan penghargaan atas jasa bangsa lain.

“Jangan lupa, Palestina termasuk yang pertama mengakui kemerdekaan kita. Salah satu ciri bangsa yang bersyukur adalah tidak melupakan jasa pihak yang pernah berjasa. Kalau kita tidak bersyukur, berarti kita tidak berterima kasih kepada Allah,” tegasnya.

Irfan menutup pernyataannya dengan ajakan agar masyarakat terus mengumandangkan gerakan anti-zionisme, membela rakyat Palestina melalui doa dan kontribusi nyata sesuai kemampuan masing-masing, serta terus mempelajari dinamika geopolitik secara cermat.

“Sebagai rakyat, kita terus gunakan hak kita untuk menyuarakan kebenaran. Kita tetap berada di barisan perjuangan membela Palestina, sambil terus mengingatkan dan memahami situasi geopolitik yang berkembang,” pungkasnya. []

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

fifteen − 13 =