Politisi Muslim Berpeluang jadi Senat Michigan, Kalahkan Kandidat Pro-Israel

 Politisi Muslim Berpeluang jadi Senat Michigan, Kalahkan Kandidat Pro-Israel

Michigan (Mediaislam.id) – Dokter keturunan Mesir-Amerika, Abdulrahman “Abdul” El-Sayed, berhasil meraih nominasi Partai Demokrat untuk memperebutkan kursi Michigan di Senat Amerika Serikat dalam pemilihan paruh waktu. Kemenangan yang diraih pada Rabu tersebut diperoleh setelah mengalahkan anggota DPR Haley Stevens, yang mendapat dukungan dari American Israel Public Affairs Committee (AIPAC).

Dalam wawancara dan laporan yang dikutip Palestinian Information Center dari sejumlah media Amerika Serikat, kemenangan El-Sayed dinilai sebagai pukulan baru bagi kelompok-kelompok lobi pro-Israel di Amerika Serikat.

Media-media AS mengonfirmasi keberhasilan El-Sayed memenangkan pemilihan pendahuluan setelah persaingan yang ketat melawan Stevens, yang selama ini dikenal sebagai salah satu politikus Partai Demokrat yang mendapat dukungan luas dari kelompok lobi pro-Israel.

Sementara itu, kantor berita Associated Press melaporkan bahwa anggota DPR keturunan Palestina-Amerika, Rashida Tlaib, juga berhasil memenangkan pemilihan pendahuluan untuk Daerah Pemilihan ke-12 Michigan.

Persaingan tersebut mempertemukan El-Sayed, mantan pejabat kesehatan masyarakat yang dikenal dengan sikap progresifnya dalam mendukung hak-hak rakyat Palestina, dengan Haley Stevens yang telah menjabat sebagai anggota DPR selama empat periode dan dikenal sebagai salah satu tokoh Partai Demokrat yang mendukung Israel.

Sepanjang masa kampanyenya, El-Sayed menekankan pentingnya menghentikan bantuan militer Amerika Serikat kepada Israel yang diberikan tanpa syarat. Ia juga mengkritik dukungan Washington terhadap Israel di tengah perang yang berlangsung di Jalur Gaza.

Selain itu, El-Sayed mendorong agar dana pajak masyarakat Amerika Serikat lebih diprioritaskan untuk menangani berbagai persoalan domestik dibandingkan terus dialokasikan untuk bantuan militer luar negeri.

Dalam kontestasi tersebut, El-Sayed memperoleh dukungan dari sejumlah tokoh progresif terkemuka, di antaranya Senator Bernie Sanders dan anggota DPR Alexandria Ocasio-Cortez.

Sebaliknya, Haley Stevens mendapat dukungan dari Pemimpin Minoritas Senat Amerika Serikat, Chuck Schumer.

Pemilihan pendahuluan ini dinilai mencerminkan semakin tajamnya perbedaan pandangan di tubuh Partai Demokrat mengenai kebijakan Amerika Serikat terhadap Israel.

Di satu sisi, kelompok progresif mendorong evaluasi kembali terhadap dukungan militer Washington kepada Israel. Di sisi lain, kelompok tradisional Partai Demokrat tetap mempertahankan dukungannya terhadap kebijakan tersebut.

Hasil jajak pendapat yang dilakukan Reuters bersama Ipsos juga menunjukkan perubahan sikap di kalangan pemilih Partai Demokrat terhadap Israel. Dukungan yang pada 2018 mencapai 59 persen turun menjadi 22 persen pada Mei tahun ini.

Perubahan tersebut dinilai mencerminkan bergesernya pandangan basis pendukung Partai Demokrat terhadap kebijakan Amerika Serikat di Timur Tengah.

Sejumlah laporan media juga mengungkapkan bahwa kelompok lobi pro-Israel yang dipimpin AIPAC menggelontorkan dana lebih dari 50 juta dolar Amerika Serikat untuk mendukung Haley Stevens dan mengalahkan El-Sayed.

Sementara itu, The Wall Street Journal melaporkan bahwa total belanja kampanye kubu pendukung Stevens sepanjang tahun ini melampaui 61 juta dolar Amerika Serikat. Angka tersebut jauh lebih besar dibandingkan dana sekitar 6,5 juta dolar Amerika Serikat yang digunakan El-Sayed beserta para pendukungnya.

Kemenangan Abdul El-Sayed dipandang sebagai salah satu indikator menguatnya tuntutan di dalam Partai Demokrat agar kebijakan Amerika Serikat terhadap Israel ditinjau kembali, terutama di tengah perang yang masih berlangsung di Jalur Gaza serta besarnya jumlah korban jiwa dan kerusakan yang ditimbulkan.

sumber: palinfo

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

four × 4 =