Perluas Kolaborasi Layanan Kesehatan Internasional, Muhammadiyah Teken Kemitraan Strategis dengan Kaikoukai Jepang

 Perluas Kolaborasi Layanan Kesehatan Internasional, Muhammadiyah Teken Kemitraan Strategis dengan Kaikoukai Jepang

Penandatanganan MoU antara Ketum PP Muhammadiyah, Haedar Nashir, dan President of Kaikoukai Healthcare Corporation, Tetsuya Yamada, pada Sabtu (18/7). [muhammadiyah.or.id]

“Empat pilar yang dibawa Tuan Yamada menjadi penguat langkah yang sedang kita jalankan. Tanpa langkah yang progresif, kita tidak akan memiliki institusi kesehatan yang maju dan berkemajuan,” tuturnya.

Ia menilai kemitraan dengan Kaikoukai, yang dikenal sebagai salah satu institusi layanan kesehatan terkemuka di Jepang, akan menjadi peluang penting bagi Muhammadiyah untuk meningkatkan kualitas layanan kesehatan.

Sementara President of Kaikoukai Healthcare Corporation, Tetsuya Yamada, menjelaskan bahwa layanan hemodialisis menjadi salah satu keunggulan utama institusinya.

Yamada menambahkan bahwa sebagian besar pasien hemodialisis menjalani terapi akibat komplikasi diabetes. Menurutnya, tingkat kelangsungan hidup pasien di Kaikoukai setelah menjalani hemodialisis selama lebih dari lima tahun mencapai lebih dari 70 persen, yang menjadi salah satu capaian terbaik di Jepang.

Saat ini, Kaikoukai mengelola empat rumah sakit, yaitu Nagoya Kyoritsu Hospital, Kaikoukai Rehabilitation Hospital, Kaikoukai Josai Hospital yang berlokasi di Nagoya, serta Toshima Chuo Hospital di Tokyo.

Yamada juga menyoroti fenomena aging society yang dihadapi Jepang. Meningkatnya jumlah penduduk lanjut usia mendorong kebutuhan tenaga kesehatan dan pendamping lansia (caregiver) yang semakin besar.

“Sebagian besar caregiver yang bekerja bersama kami berasal dari Indonesia. Karena itu, kami berharap semakin banyak lulusan perguruan tinggi Muhammadiyah yang dapat berkarier di Jepang,” ujarnya.

Ia menyampaikan apresiasi atas terjalinnya kerja sama dengan Muhammadiyah dan berharap kemitraan tersebut terus berkembang.

“Saya sangat senang dapat menandatangani MoU dengan PP Muhammadiyah. Empat pilar ini menjadi dasar kerja sama kita, sekaligus jembatan untuk semakin mempererat hubungan Indonesia dan Jepang,” katanya.[]

sumber: muhammadiyah.or.id

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

three × one =