Optimalkan SDM, Peneliti UNIDA Gontor Kembangkan Sistem e-Kinerja Integratif Berbasis Pesantren

 Optimalkan SDM, Peneliti UNIDA Gontor Kembangkan Sistem e-Kinerja Integratif Berbasis Pesantren

Sejumlah anggota tim peneliti bersama Rektor UNIDA Prof. Hamid Fahmy Zarkasyi.

Ponorogo (Mediaislam.id) – Universitas Darussalam (UNIDA) Gontor, Ponorogo, kembali menorehkan inovasi di bidang pengelolaan sumber daya manusia berbasis nilai pesantren.

Tim peneliti UNIDA Gontor yang dipimpin Prof. Hamid Fahmy Zarkasyi bersama Assoc. Prof. Khoirul Umam, Dr. Usmanul Khakim, dan Dr. Rakhmad Agung Hidayatullah berhasil mengembangkan Sistem Penilaian Kinerja Kepesantrenan Integratif berbasis Web (e-Kinerja Integratif) dengan pendekatan Total-Devote Management (TDM).

Inovasi ini lahir dari kebutuhan UNIDA Gontor sebagai universitas berbasis pesantren yang memiliki karakter khas. Tidak seperti perguruan tinggi pada umumnya, kinerja dosen dan staf di UNIDA tidak hanya diukur dari Tridharma Perguruan Tinggi; pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat, tetapi juga dari peran mereka dalam pembinaan santri selama 24 jam, meliputi akidah, ibadah, muamalah, dan akhlak.

“Selama ini UNIDA Gntor sudah memiliki sistem e-kinerja dosen, tetapi masih berfokus pada Tridharma. Padahal, sebagai universitas pesantren, dimensi kepesantrenan justru sangat menentukan kualitas lulusan. Di sinilah pentingnya sistem penilaian yang benar-benar integratif,” jelas Prof. Hamid, dalam keterangannya, Kamis (15/01/2026).

Melalui pendekatan Total-Devote Management (TDM), sistem ini mengukur kinerja SDM berdasarkan konsep wakaf diri atau pengabdian total, yang dirumuskan dalam tiga atribut utama; prestasi, dedikasi, dan loyalitas, serta tiga dimensi kinerja: 1) keimanan, 2) keilmuan, dan 3) amal saleh. Seluruh nilai ini diterjemahkan ke dalam indikator operasional yang terintegrasi dalam aplikasi e-kinerja berbasis web.

Penelitian ini menggunakan metode Research and Development (R&D) dengan model 4D (define, design, develop, dan disseminate). Hasilnya adalah sebuah prototipe e-Kinerja Integratif yang telah diuji coba kepada 30 dosen berjabatan fungsional. Uji coba menunjukkan sistem berjalan sesuai rancangan dan mampu mengintegrasikan penilaian Tridharma, kepesantrenan, islamisasi ilmu pengetahuan, serta penguatan bahasa dalam satu kerangka penilaian yang holistik.

Mayoritas pengguna menyatakan puas dan sangat puas terhadap sistem ini, meskipun masih terdapat ruang penyempurnaan minor pada tampilan antarmuka, performa, dan fitur pendukung.

Tak hanya menghasilkan aplikasi, penelitian yang didanai oleh DIKTI ini,  melahirkan luaran strategis berupa Hak Cipta Program Komputer yang telah terbit serta dua permohonan Paten Sederhana yang melindungi aspek metode dan sistem e-Kinerja Integratif berbasis TDM. Selain itu, tim peneliti juga menyusun buku referensi ber-ISBN sebagai panduan konseptual dan implementatif.

“Kami ingin membuktikan bahwa manajemen kinerja di universitas pesantren tidak harus meniru model korporasi atau kampus umum. Kita bisa membangun sistem modern yang tetap setia pada nilai-nilai keislaman dan kepesantrenan,” ujar salah satu peneliti, Usmanul Khakim.

Dengan capaian ini, UNIDA Gontor menegaskan posisinya sebagai pelopor inovasi manajemen SDM berbasis pesantren.

Sistem e-Kinerja Integratif berbasis TDM diharapkan menjadi fondasi bagi implementasi lebih luas di tingkat institusi, sekaligus rujukan bagi perguruan tinggi pesantren lain di Indonesia dalam membangun sistem penilaian kinerja yang adil, komprehensif, dan bermakna.[]

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

sixteen − 13 =