MUI Mulai Safari Ramadhan 1446 H Bersama Enam Dai Palestina
Wakil Ketua MPR Hidayat Nur Wahid membuka Safari Ramadhan 2025 di Kantor MUI, Menteng, Jakarta Pusat, Rabu (05/03/2025)
Jakarta (MediaIslam.id) – Bekerja sama dengan Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS), Komisi Hubungan Luar Negeri dan Kerja Sama Internasional (HLNKI) Majelis Ulama Indonesia (MUI) menggelar Pembukaan Safari Ramadhan: Membasuh Luka Palestina 2025 di Aula Buya Hamka MUI Pusat, Jl. Proklamasi No. 51, Jakarta Pusat, Rabu, 5 Maret 2025.
Acara pembukaan Safari Ramadhan 1446 H dihadiri oleh Wakil Ketua MPR RI Hidayat Nur Wahid, BKSAP DPR RI, pimpinan Ormas Islam, pimpinan lembaga filantropi dan pimpinan Aliansi Solidaritas Pembela Palestina, serta pimpinan BAZNAS dan MUI Pusat dan Provinsi DKI, Banten, Jawa Barat, Jawa Tengah, Sumatera Utara dan Kepulauan Riau.
Ketua MUI Bidang Hubungan Luar Negeri dan Kerja Sama Internasional, Prof. Dr. Sudarnoto Abdul Hakim, MA, dalam sambutanna menyampaikan penghargaan dan terima kasih kepada BAZNAS RI yang terus mendukung dan memberikan kerja sama kepada MUI dalam melaksanakan kegiatan Safari Ramadhan ini.
Safari Ramadhan, kata Sudarnoto, telah dilakukan pada tahun lalu dan saat ini. Jika pada Safari Ramadhan 2024 telah berpartisipasi 11 dai Palestina, maka kali ini hanya enam dai yang akan memberikan ceramah di enam provinsi, yakni DKI Jakarta, Banten, Jawa Barat, Jawa Tengah, Kepulauan Riau dan Sumatera Utara.
Dijadwalkan, setelah acara pembukaan pada 5 Maret 2025 ini, mereka akan berangkat ke lokasi penugasan masing-masing. Safari Ramadhan akan ditutup pada 25 Maret 2025.
Selama berlangsungnya program Safari Ramadhan dari tanggal 6 – 25 Maret 2025 mereka akan berceramah minimal satu hari di tiga lokasi sehingga selama 20 hari akan dapat berceramah di 60 lokasi di wilayah tugas mereka. Selama mereka berceramah di beberapa provinsi tersebut, mereka akan didampingi oleh penerjemah dari MUI dan BAZNAS daerah terkait.
Sudarnoto juga menyampaikan, lokasi kegiatan ceramah mereka di masing-masing provinsi cukup beragam, tidak hanya di masjid-masjid, tetapi juga di sekolah-sekolah dan kampus universitas, kantor, serta komunitas sosial lainnya yang telah disiapkan oleh MUI dan BAZNAS Daerah terkait.
“MUI mengajak seluruh umat Islam Indonesia untuk menghadiri ceramah-ceramah para dai Palestina di daerah masing-masing, tidak hanya untuk menunjukan semangat bangsa Indonesia yang terus mendukung perjuangan bangsa Palestina, tetapi juga agar kita semakin memahami perkembangan situasi terkini di Palestina, khususnya Gaza yang masih diliputi suasana penderitaan akibat perang yang belum berkesudahan,” kata dia.
Sekjen MUI Dr. Amirsyah Tambunan mengatakan, kegiatan ini sangat penting untuk terus menjaga semangat solidaritas bangsa Indonesia terhadap perjuangan bangsa Palestina yang kian hari bukan bertambah baik melainkan bertambah buruk dan semakin memprihatinkan.
Menurutnya, kegiatan ini juga diyakini akan semakin memperkuat rasa solidaritas masyarakat Indonesia terhadap semangat perjuangan bangsa Palestina.
“Kegiatan ini mencerminkan semangat umat Islam Indonesia yang terus mendukung perjuangan bangsa Palestina, sesuai dengan perintah Al-Qur’an dalam Surat Ali Imran ayat 103 yang berbunyi “…. dan berpeganglah kamu semuanya kepada tali (agama) Allah, dan janganlah kalian bercerai berai”. Ayat ini mengandung pesan agar umat Islam senantiasa bersatu dan tidak terpecah belah,” kata Amirsyah.
