Majelis Kaum Betawi Berubah Jadi Lembaga Adat Kebudayaan Betawi

 Majelis Kaum Betawi Berubah Jadi Lembaga Adat Kebudayaan Betawi

Kongres Luar Biasa (KLB) Majelis Kaum Betawi yang membahas perubahan nomenklatur organisasi menjadi Lembaga Adat Kebudayaan Betawi (LAKB), di Jakarta, Jumat (21/8/2026). [Antara]

Jakarta (Mediaislam.id) — Majelis Kaum Betawi (MKB) menggelar Kongres Luar Biasa (KLB) di Jakarta pada Jumat, 21 Agustus 2026. Agenda utama kongres ini membahas perubahan nomenklatur organisasi menjadi Lembaga Adat Kebudayaan Betawi (LAKB).

Dalam forum tersebut, Fauzi Bowo ditetapkan dan dikukuhkan sebagai Ketua Dewan Adat LAKB. Selain pengukuhan kepemimpinan, kongres juga merumuskan kaidah dasar kelembagaan yang baru.

Fauzi Bowo menjelaskan bahwa perubahan nama ini bukan sekadar urusan administratif belaka. Langkah strategis tersebut merupakan bagian dari upaya membangun wadah bersama yang memiliki payung hukum kuat bagi seluruh elemen masyarakat Betawi.

“Majelis Kaum Betawi sudah ada lebih dulu. Setelah UU Daerah Khusus Jakarta (DKJ) terbit, kita menyesuaikan diksi yang tercantum dalam undang-undang,” ujar Fauzi Bowo pada Sabtu, 22 Agustus 2026, dikutip dari Antara.

Penyesuaian nama organisasi ini secara teknis merujuk pada Pasal 31 Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2024 yang mengamanatkan pembentukan Lembaga Adat dan Kebudayaan Betawi. Landasan hukum ini menjadi pijakan resmi penguatan institusi kebudayaan Betawi di Jakarta.

Fauzi Bowo menilai semangat utama perubahan ini adalah mempererat persatuan masyarakat Betawi. Berbagai komunitas dan organisasi yang selama ini terpisah kini memiliki ruang bersama untuk berhimpun.

Ketua Pelaksana KLB MKB, M Ichwan Ridwan, menjelaskan bahwa pelaksanaan kongres ini merupakan hasil konsolidasi panjang masyarakat Betawi. Proses penyatuan ini telah dirintis sejak Deklarasi Majelis Amanah Persatuan Kaum Betawi pada 22 Desember 2022 di Balai Kota DKI Jakarta.

Deklarasi bersejarah tersebut menjadi sarana penyatuan dua organisasi besar, yakni Bamus Betawi dan Bamus Suku Betawi 1982. Konsolidasi kemudian berlanjut melalui Pra-Kongres pada Mei 2023 hingga Kongres Perdana di Ancol pada Juni 2023.

Rangkaian konsolidasi dilanjutkan kembali melalui Kongres Istimewa Kaum Betawi di Padepokan Pencak Silat TMII pada 18 Oktober 2025. Melalui KLB terbaru ini, penataan organisasi makin dipertegas demi memperkuat institusi adat.

Kongres ini diharapkan menjadi momentum emas untuk menghimpun potensi kaum Betawi yang masih tersebar. Misi utamanya adalah menjaga nilai adat, sejarah, serta identitas masyarakat Betawi di tengah pesatnya perkembangan Jakarta.[]

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

4 × 3 =