Kemenag Bentuk Majelis Dai Kebangsaan, Anggotanya Alumni Peningkatan Kompetensi Penceramah Agama

 Kemenag Bentuk Majelis Dai Kebangsaan, Anggotanya Alumni Peningkatan Kompetensi Penceramah Agama

Dirjen Bimas Islam Kamaruddin Amin.

Jakarta (MediaIslam.id)- Kementerian Agama membentuk Majelis Dai Kebangsaan (MDK) berdasarkan Surat Keputusan Menteri Agama nomor 859 tahun 2022.

Dirjen Bimas Islam, Kamaruddin Amin ditunjuk sebagai ketua majelis ini, sedangkan Direktur Penerangan Agama Islam, Ahmad Zayadi sebagai Sekretaris Umum.

Majelis ini beranggotakan 10.000 anggota dai yang tersebar di seluruh Indonesia. Para dai anggota majelis ini merupakan alumnus Peningkatan Kompetensi Penceramah Agama yang dilakukan Ditjen Bimas Islam Kemenag pada kurun 2019-2022.

Peta Jalan Dakwah

Saat ini, MDK tengah menyusun peta jalan dakwah. Peta jalan dakwah dirumuskan melalui Rapat Kerja MDK Masa Bakti 2022-2025 di Jakarta Pusat selama tiga hari pada Rabu-Jumat (26-28/10/22).

“Kita perlu mendesain peta jalan dakwah ke depan. Sekarang kita sedang berkontestasi dan berlomba dalam menyampaikan konten keagamaan di ruang publik,” ungkap Ketua Umum MDK yang juga Dirjen Bimas Islam, Kamaruddin Amin di Jakarta Pusat, Rabu (26/10/22).

Kamaruddin meyakini, Raker akan menghasilkan sejumlah langkah strategis dalam mengelaborasi nilai kebangsaan yang disampaikan dai di ruang publik. Apalagi, imbuhnya, pengurus dan anggota MDK memiliki kesamaan pandangan karena sudah mendapatkan wawasan kebangsaan dari MUI, BNPT, Lemhannas, dan BPIP.

“Tantangan kita banyak sekali, tapi kita yakin akan bisa melaluinya. Mari kita rawat dan jaga kesejukan, kedamaian, dan ketenteraman dalam beragama dan berbangsa,” sambungnya.

Kamaruddin menambahkan, peta jalan dakwah yang disusun nantinya akan diimplementasikan di berbagai bidang. Pihaknya menyebutkan, masjid BUMN dan Kementerian/Lembaga sebagai salah satu target dakwah anggota dan pengurus MDK.

“Insyaallah kita akan terus melakukan komunikasi dengan Kementerian/Lembaga serta BUMN sehingga anggota MDK bisa terus memberikan pencerahan dan mengarusutamakan paham keagamaan yang teduh,” tegasnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

thirteen + nine =