Jurnal Al Madinah, Perkuat Peran Strategis Kajian Peradaban Islam Tahun 2026

 Jurnal Al Madinah, Perkuat Peran Strategis Kajian Peradaban Islam Tahun 2026

Jakarta, Mediaislam.id–Al-Madinah: Journal of Islamic Civilization yang dikelola oleh Pusat Pengkajian dan Pengembangan Islam Jakarta (Jakarta Islamic Centre) terus mengokohkan perannya sebagai wahana akademik strategis dalam pengembangan kajian peradaban Islam dan dinamika masyarakat Muslim perkotaan. Hingga akhir tahun 2025, Jurnal Al-Madinah telah berhasil menerbitkan dua volume dengan masing-masing dua nomor, menandai konsistensi dan keseriusan pengelola dalam menjaga keberlanjutan publikasi ilmiah yang berkualitas.

Tidak hanya berkembang secara kuantitas dan tata kelola, Jurnal Al-Madinah juga menunjukkan penguatan jejaring akademik internasional. Sejumlah artikel yang terbit melibatkan penulis, peneliti, dan akademisi dari berbagai negara, di antaranya Indonesia, Korea Selatan, Malaysia, Yordania, dan Mesir, yang memperkaya perspektif keilmuan serta memperluas cakrawala kajian peradaban Islam dalam konteks global.

Memasuki tahun 2026, Jurnal Al-Madinah diarahkan untuk menjadi ruang intelektual yang semakin inklusif, produktif, dan berdaya saing global, dengan tetap berpijak pada scope utama: “The Development of Urban Muslim Society in Indonesia & Global Islamic Society.”

Cakupan tersebut merepresentasikan fokus kajian yang relevan dengan tantangan kontemporer umat Islam, khususnya dalam konteks urbanisasi, transformasi sosial, tata kelola masyarakat, budaya, pendidikan, ekonomi, serta relasi Islam dengan modernitas dan globalisasi. Pendekatan ini memungkinkan hadirnya kajian lintas disiplin yang kontekstual, komparatif, dan responsif terhadap dinamika masyarakat Muslim perkotaan di berbagai belahan dunia.

Jurnal Al-Madinah diharapkan tidak hanya menjadi media publikasi ilmiah, tetapi juga wadah pertukaran gagasan akademik lintas negara dan lintas disiplin, yang mempertemukan penulis, peneliti, akademisi, dan praktisi dari Indonesia maupun mancanegara. Melalui artikel-artikel berbasis riset empiris, kajian konseptual, serta pemikiran kritis, jurnal ini berkontribusi dalam memahami, merespons, dan merumuskan arah perkembangan peradaban Islam dan masyarakat Muslim perkotaan di tingkat nasional dan global.

Sebagai bagian dari strategi penguatan mutu akademik, pada tahun 2026 Jurnal Al-Madinah tengah dipersiapkan secara intensif untuk mengikuti proses akreditasi SINTA dan indeksasi Scopus. Upaya ini mencakup peningkatan kualitas tata kelola jurnal, penguatan sistem peer review, perluasan jejaring mitra bestari internasional, serta konsistensi terhadap etika dan standar publikasi ilmiah global. Langkah tersebut menjadi fondasi penting agar Jurnal Al-Madinah mampu bertransformasi menjadi jurnal bereputasi dan diakui secara luas dalam ekosistem akademik nasional maupun internasional.

Lebih jauh, kehadiran Jurnal Al-Madinah mencerminkan peran strategis Jakarta Islamic Centre sebagai pusat kajian Islam yang tidak hanya berfungsi dalam ranah dakwah dan pendidikan, tetapi juga sebagai think tank peradaban Islam perkotaan. Melalui jurnal ini, JIC berkontribusi aktif dalam membangun tradisi keilmuan Islam yang moderat, inklusif, kontekstual, dan berorientasi global.

Dengan visi pengembangan yang berkelanjutan, Jurnal Al-Madinah diharapkan pada tahun 2026 dan seterusnya dapat menjadi rujukan utama dalam kajian peradaban Islam dan pengembangan masyarakat Muslim perkotaan, sekaligus memperkuat posisi Indonesia dalam peta keilmuan Islam global. Pusat Pengkajian dan Pengembangan Islam Jakarta (Jakarta Islamic Centre) terus berkomitmen dan berdedikasi dalam mengembangkan khazanah keilmuan Islam yang berdaya saing dan berorientasi masa depan.*

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

two × three =