ISNU Jatim Gelar Konsolidasi dan Ziarah ke Bangkalan, Doakan Khidmah PBNU

 ISNU Jatim Gelar Konsolidasi dan Ziarah ke Bangkalan, Doakan Khidmah PBNU

Pengurus ISNU Jatim saat berkunjung ke ISNU Bangkalan, dan mendoakan kepengurusan PBNU. [foto: Antara]

Bangkalan (Mediaislam.id) — Pengurus Wilayah Ikatan Sarjana Nahdlatul Ulama (PW ISNU) Jawa Timur menggelar silaturahmi dan konsolidasi organisasi di Kabupaten Bangkalan. Rangkaian kegiatan yang diisi dengan zikir dan istighasah ini menjadi momentum untuk memperkuat kebersamaan sekaligus mendoakan keberlangsungan khidmah Nahdlatul Ulama di tingkat pusat.

“Kegiatan digelar di kediaman, Senin (5/10) dan dihadiri sejumlah pengurus PC ISNU Bangkalan serta warga,” kata tuan rumah kegiatan KH dr. Hamid Nawawi, yang juga Wakil Ketua PW ISNU Jawa Timur, dalam keterangannya di Bangkalan, dikutip dari Antara, Selasa (06/10).

Zikir dan istighasah yang menjadi pembuka rangkaian kegiatan menciptakan suasana khidmat, khususnya saat para peserta memanjatkan doa bersama untuk pengurus NU yang sedang menjalankan amanah di tingkat pusat.

KH dr. Hamid Nawawi mengatakan bahwa istighasah tersebut secara khusus menjadi ikhtiar batin untuk mendoakan Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) agar mampu menjalankan amanah dengan sebaik-baiknya.

“Istighasah ini bertujuan untuk mendoakan PBNU dalam masa khidmat ini. Semoga beliau-beliau bisa mengemban amanah dan mengembangkan organisasi dengan kecakapan atau fathonah,” kata Hamid.

Menurut beliau, nilai amanah dan fathonah perlu berjalan beriringan dengan sikap siddiq serta komitmen untuk menegakkan kebenaran. Ia menekankan pentingnya amar makruf nahi mungkar sebagai bagian dari perjuangan berkhidmah di NU.

“Semoga pengurus PBNU yang sekarang ini berjuang tanpa pamrih. Untuk NU, kita berjuang saklawase, tapi ketika menjadi pengurus PBNU jangan sak cukupe, tetapi berjuang tanpa pamrih,” ujarnya.

Setelah istighasah, rombongan bergerak menuju Maqbaroh Syaichona Cholil Bangkalan untuk melaksanakan Shalat Isya yang dilanjutkan dengan doa bersama.

Ziarah tersebut menjadi bagian penting dari rangkaian silaturahmi. Sosok Syaichona Muhammad Cholil Bangkalan memiliki posisi penting dalam mata rantai keilmuan dan sejarah berdirinya Nahdlatul Ulama, di mana jejak keilmuan ulama besar tersebut terus dirawat dan diwariskan dari Bangkalan hingga kini.

Setelah dari maqbaroh, rombongan melanjutkan kunjungan ke Lajnah Turots Ilmi Syaichona Muhammad Cholil. Di tempat ini, para pengurus ISNU melihat secara langsung sejumlah karya tulis peninggalan Syaichona Cholil, termasuk membaca manuskrip dan kitab yang menjadi bagian dari warisan intelektual ulama Bangkalan tersebut.

Lajnah Turots Ilmi merupakan lembaga yang berfokus pada penelusuran, penyelamatan, penelitian, publikasi, hingga digitalisasi manuskrip atau karya tulis kuno berupa kitab karya para ulama terdahulu. Keberadaan lembaga ini menjadi salah satu ikhtiar untuk memastikan warisan keilmuan para ulama tetap dapat dipelajari oleh generasi berikutnya.

Dalam kunjungan tersebut, PC ISNU Bangkalan secara khusus menyerahkan sejumlah kitab karya tulis Syaichona Cholil kepada PW ISNU Jawa Timur. Penyerahan itu menjadi simbol penguatan hubungan keilmuan sekaligus upaya bersama dalam menjaga warisan intelektual ulama.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

two + six =