Innalillahi, Muadzin Masjid Nabawi Syekh Faisal Nouman Wafat

 Innalillahi, Muadzin Masjid Nabawi Syekh Faisal Nouman Wafat

Syekh Faisal Nouman.

Madinah (Mediaislam.id) – Dengan hati yang dipenuhi kesedihan dan kepasrahan kepada ketetapan Allah SWT, umat Islam mengucapkan selamat jalan kepada Syekh Faisal Nouman, salah satu muadzin yang setia di Masjid an-Nabawi, yang kembali kepada Tuhannya pada Senin malam, 22 Desember 2025 atau 2 Rajab 1447 H.

Syekh Faisal Nouman diangkat sebagai Muadzin Masjid Nabi pada 1422 H atau 2001 M, bergabung dengan barisan mulia para muadzin yang dipercaya untuk mengumandangkan azan dari Masjid Rasulullah ﷺ. Sejak hari itu, suaranya menjadi bagian dari ritme harian Madinah, memanggil umat beriman untuk shalat dari tempat di mana wahyu pernah turun.

Sebuah Keluarga yang Diberkahi oleh Adzan

Syekh Faisal berasal dari keluarga terhormat yang telah melayani adzan di Masjid Nabi selama bergenerasi. Kakeknya termasuk di antara muadzin Masjid an-Nabawi, dan ayahnya ditunjuk untuk peran mulia ini pada usia yang sangat muda, empat belas tahun, sebagai bukti awal dedikasi, disiplin, dan keunggulan.

Ayahnya melanjutkan pelayanan suci ini selama puluhan tahun, memanggil umat beriman untuk shalat dari Masjid Nabi hingga wafat pada usia lebih dari sembilan puluh tahun.

Melalui garis keturunan yang diberkahi ini, adzan terus berkumandang dari menara Masjid Nabi, warisan abadi yang bergema melintasi generasi dan terpatri di hati umat.

Dua Puluh Lima Tahun Layanan yang Ikhlas

Selama dua puluh lima tahun, dari 1422 H hingga 1447 H, Syekh Faisal Nouman memikul amanah suci ini dengan kerendahan hati, ketulusan, dan keteguhan.

Dikenal karena kehadiran yang mulia dan pengabdian yang tenang, ia melayani tanpa mencari pengakuan, puas bahwa suaranya memanggil orang-orang untuk berdiri di hadapan Allah dalam shalat.

Mereka yang mendengarkan azan dari Masjid an-Nabawi selama seperempat abad terakhir, baik secara sadar maupun tidak sadar, telah tergerak oleh pelayanannya, oleh suara yang diangkat bukan untuk dunia, melainkan hanya untuk Allah semata.

Perpisahan di Kota Nabi ﷺ

Pada pagi hari setelah wafatnya, Syekh Faisal Nouman disemayamkan setelah shalat Fajr di Masjid an-Nabawi pada hari Selasa. Kemudian, beliau dimakamkan di Pemakaman Al-Baqi, di antara para sahabat, ulama, dan hamba-hamba Allah yang saleh.

Banyak ulama terkemuka, guru, pelajar ilmu, serta imam dan muadzin Masjid an-Nabawi hadir, menyaksikan kehidupan yang dihabiskan dalam pelayanan salah satu ibadah terbesar: menyeru umat manusia untuk shalat.

Suara yang Tak Akan Dilupakan

Meskipun suaranya kini telah diam di dunia ini, gema suaranya tetap abadi, terjalin dalam kenangan jutaan orang yang berdoa di Masjid Nabi, dan tercatat di sisi Allah sebagai amal yang terus berbicara atas namanya.

Kami memohon kepada Allah untuk melingkupi Syeikh Faisal Nouman dalam rahmat-Nya yang luas, mengampuni kekurangannya, menerima tahun-tahun pengabdiannya, dan memberikan kepadanya kedudukan yang mulia di Jannat al-Firdaus. Semoga Allah membalas keluarga beliau atas kesabaran mereka dan menganugerahi mereka kehormatan atas warisan ketakwaan yang melintasi generasi.[]

sumber: insharifain.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

six + 18 =