Hasil Asesmen: 58,26 Persen Guru PAI SD Belum Fasih Baca Qur’an

 Hasil Asesmen: 58,26 Persen Guru PAI SD Belum Fasih Baca Qur’an

Ilustrasi: Dirjen Pendis Kemenag Suyitno usai ekspos indeks pendidikan agama Islam Kementerian Agama di Jakarta, Selasa (30/12/2025).

Munir menjelaskan dominasi kategori pratama menunjukkan bahwa sebagian besar guru masih berada pada level membaca dasar, belum pada tahap kefasihan yang ideal untuk menjadi model pembelajaran bagi siswa.

“Jika guru masih terbata-bata atau belum memahami tajwid dengan baik, maka proses transfer literasi Al-Qur’an kepada siswa akan ikut terdampak. Ini menjelaskan mengapa kemampuan membaca Al-Qur’an siswa SD juga masih didominasi kategori dasar,” kata dia.

Sebagai tindak lanjut, Kementerian Agama merekomendasikan sejumlah program seperti penguatan kompetensi profesional guru PAI SD/SDLB, intervensi khusus bagi guru PAI SD/SDLB yang masih pada kategori pratama dalam membaca Al-Qur’an.

Penilaian kemampuan membaca Al-Qur’an dalam proses rekrutmen dan penilaian karir fungsional guru PAI SD/SDLB, kemudian, reorientasi program sertifikasi guru PAI SD/SDLB dengan memasukkan indikator kemampuan membaca Al-Qur’an.

Lalu, pelibatan pesantren, perguruan tinggi keagamaan Islam, lembaga pendidikan Al-Qur’an dan stakeholders lainnya sebagai mitra strategis dalam penguatan kemampuan baca Al-Quran dan PAI. Dukungan studi lanjut untuk guru PAI SD/SDLB, serta evaluasi berkala melalui asesmen nasional baca Al-Qur’an dan PAI.[]

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

four × two =