Empat Persiapan Sambut Ramadan 1447 H
Ilustrasi
4. Persiapan Maliyah (Finansial)
Ramadan adalah bulan kedermawanan. Rasulullah Saw digambarkan sebagai pribadi yang sangat dermawan, dan kedermawanannya meningkat berkali-kali lipat di bulan Ramadan, melebihi angin yang berhembus kencang. Persiapan Maliyah bukan berarti kita harus menjadi kaya raya, melainkan mengatur alokasi keuangan agar bisa berbagi lebih banyak.
Persiapan finansial sering kali disalahpahami sebagai persiapan untuk belanja baju baru atau hidangan lebaran yang mewah. Namun, dalam perspektif inspirasi Islam, persiapan maliyah adalah tentang Zakat, Infak, Sedekah dan Wakaf.
Berikut adalah sejumlah strategi persiapan maliyah:
a. Anggaran Sedekah Harian. Sisihkan dana khusus untuk memberi makan orang berbuka (ifthar). Mengutip hadis, siapa yang memberi makan orang berbuka, ia mendapat pahala seperti orang yang berpuasa tersebut tanpa mengurangi pahala orang itu sedikit pun.
b. Zakat Mal. Jika nishab dan haul kita jatuh di sekitar bulan Ramadan, siapkan perhitungannya dari sekarang agar bisa segera disalurkan kepada yang berhak.
c. Dana Cadangan Idulfitri. Atur keuangan agar pengeluaran untuk konsumsi hari raya tidak mengganggu anggaran sedekah. Jangan sampai kita “besar pasak daripada tiang” di akhir Ramadan hanya untuk urusan duniawi.
Sinergi Empat Pilar
Keempat persiapan di atas, yaitu ruhiyah, jasadiyah, tsaqafiyah, dan maliyah, adalah satu kesatuan yang tidak bisa dipisahkan. Jika salah satu pincang, maka pengalaman Ramadan kita mungkin tidak akan mencapai puncaknya.
Ramadan 1447 H adalah kesempatan emas yang belum tentu kita temui lagi di tahun berikutnya. Setiap detik di dalamnya adalah permata, setiap tarikan nafas di dalamnya adalah tasbih, dan setiap amal kebaikan di dalamnya dilipatgandakan tanpa batas.
Mari kita jadikan waktu yang tersisa sebelum fajar 1 Ramadan menyingsing sebagai masa “inkubasi” untuk memperbaiki diri. Ramadan adalah momentum terbaik untuk memulai gerakan kesalehan itu.
Selamat mempersiapkan diri. Semoga Allah SWT mempertemukan kita dengan Ramadan 1447 H dalam keadaan sehat, iman yang kokoh, dan hati yang rindu akan ampunan-Nya. [MSR]
