Disembelih dalam Mimpi
Makam Rasulullah Saw, Abu Bakar ra dan Umar bin Khathab ra.
Nabi Saw bersabda, “Allah, Allah dalam sahabatku. Sepeninggalku nanti jangan jadikan mereka sebagai sasaran permusuhan. Siapa yang mencintai mereka berarti dengan cintaku ia mencintai mereka. Siapa yang membenci mereka berarti dengan kebencianku ia membenci mereka. Siapa yang menyakiti mereka berarti ia menyakitiku. Siapa yang menyakitiku berarti ia menyakiti Allah. Dan siapa yang menyakiti Allah, sebentar lagi Dia akan menghukumnya.” (HR Imam Ahmad dan At-Tirmidzi)
Abu Ayyub As-Saktayani berkata, “Siapa yang mencintai Abu Bakar berarti ia mendirikan menara agama. Barangsiapa mencintai Umar berarti ia memperjelas jalan-jalan. Barangsiapa mencintai Utsman berarti ia menyalakan penerangan dengan cahaya Allah. Barangsiapa mencintai Ali berarti ia berpegang teguh pada tali yang kuat. Dan barangsiapa memperlakukan dengan baik sahabat-sahabat Rasulullah, berarti ia bebas dari sifat munafik.”
Imam Adz-Dzahabi mengatakan, “Barangsiapa mencela atau mencaci maki para sahabat, berarti ia keluar dari Islam dan jamaah kaum muslimin.” []
Sumber: Sa’ad Yusuf Abu Aziz. Kisah Akhir Hayat Orang-Orang Zalim (terjemahan). Jakarta: Pustaka Al-Kautsar, 2024.
